Danang Kurniawan, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, dengan disahkannya perda ini, berarti pemerintah daerah harus mengalokasikan Rp 15 miliar dari APBD di setiap tahun selama lima tahun.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Rumah Sakit Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera beroperasi tahun ini. Pengurus NU Cabang Jember berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu proses administrasi perizinan.
Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalokasikan Rp 1 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama
Banyaknya peserta ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga bulutangkis semakin meningkat.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, memangkas usulan nominal dana hibah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari Rp 42,1 miliar menjadi Rp 35,6 miliar.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menolak pergantian koordinator sekretariat (korsek). Pemerintah Kabupaten Jember meminta Bawaslu untuk saling menghormati kewenangan masing-masing lembaga, terutama dalam hal penataan sumber daya manusia kepegawaian.
Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak puas dengan proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024. Mereka mendesak pemerintah daerah tak hanya mengandalkan pajak dan retribusi.
Fraksi Partai Nasional Demokrat menuntut adanya alokasi anggaran untuk mendukung pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2024.
Kami menilai, akan sulit mencapai target tersebut di atas, karena menurut pernyataan Saudara Bupati, anggaran pada APBD 2024 akan didominasi belanja wajib,” kata Hadi.
Fraksi PDI Perjuangan memanfaatkan sidang paripurna kedua pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2024 di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (15/11/2023), untuk menanyakan pencalonan kembali Bupati Hendy Siswanto dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang.









