Jember Fashion Carnaval yang digagas almarhum Dynand Fariz sudah berlangsung di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak 2003. Dengan tema yang berubah dari tahun ke tahun, baru tahun ini ada defile bertema ‘Jember’.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Jember Fashion Carnaval ke-22 yang digelar pada 2-4 Agustus 2024 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membangkitkan kembali nilai-nilai yang lama ditanamkan oleh sang penggagas almarhum Dynand Fariz. Salah satunya adalah mensyaratkan penggunaan bahan daur ulang sekitar 30 persen untuk pembuatan kostum.
Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval ke-22 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2-4 Agustus 2024 merupakan pintu kerja sama antara Indonesia dan Jepang, terutama di bidang seni budaya.
Muhammad Jaddin Wajad yakin bakal menjadi calon bupati Jember, Jawa Timur, dari jalur perseorangan, kendati sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat pencalonan oleh Komisi Pemilihan Umum setempat. Hal ini dikarenakan ada perubahan regulasi syarat penetapan calon perseorangan.
Kurang lebih 500 orang bocah peserta parade Kids Carnival di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diguyur hujan deras, Jumat (2/8/2024). Beberapa orang di antaranya adalah warga Jepang.
Kabupaten Jember selangkah lagi memiliki Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) 2024-2044. Perda ini akan memperbarui perda serupa yang terbit pada 2015.
Jember Fashion Carnaval ikut berperan menumbuhkan perekonomian dan menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Jember berusaha agar JFC berkesinambungan.
Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasional Demokrat berkoalisi merekomendasikan pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bupati Hendy Siswanto mengungkap keunikan Jember Fashion Carnaval 2024 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2-4 Agustus 2024. Dia menyebut Fesyen dalam JFC memaknai kehidupan.
Teknologi informasi dan digital membawa optimisme menghadapi penyakit tropis saat ini. Hal ini dikemukakan Slamin, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.









