Di era kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memiliki dua status Indikasi Geografis (IG) kopi robusta, yakni Java Argopuro di wilayah barat dan Java Raung Gumitir untuk wilayah timur. Terbitnya dua IG ini menyalip Kabupaten Banyuwangi.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Komisi Pemilihan Umum menargetkan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencapai 80 persen. Namun bagaimana jika ternyata dalam pemilihan kepala daerah hanya muncul calon tunggal melawan kotak kosong?
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyasar sekolah untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah tahun ini. Bakesbang tak ingin partisipasi pilkada di Jember lebih rendah daripada pemilu legislatit dan presiden.
Kondisi geografis Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang luas dengan 248 desa dan kelurahan di 31 kecamatan memilikin potensi bisnis grosir penyediaan berbagai kebutuhan rumah tangga. Dagangan, sebuah perusahaan rintisan niaga elektronik dari Jogjakarta, menangkap peluang tersebut.
Jumlah pemilih dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berkurang 14.421 orang dibandingkan jumlah pemilih dalam pemilihan umum legislatif dan presiden. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) pun berkurang separuh.
Ganjarian Spartan Jawa Timur memperkirakan rekomendasi calon kepala daerah tunggal yang dikeluarkan koalisi partai tidak akan dipatuhi oleh konstituen. Kepentingan elite partai di Jakarta berbeda dengan kepentingan rakyat di daerah.
Ganjarian Spartan menolak segala bentuk manipulasi politik untuk mengupayakan calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah Jawa Timur, baik di level provinsi maupun kabupaten dan kota. Partai-partai diminta bisa menjaga demokrasi.
Abdul Azis, legislator Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, wafat, Senin (12/8/2024) malam. Seorang politisi senior yang tiga kali terpilih menjadi anggota DPRD Jember, masa kerja 2009-2024.
Renovasi mengakibatkan perubahan besar-besaran alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur. Alun-alun bakal benar-benar menjadi wajah kota Jember.
Renovasi alun-alun di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang senilai kurang lebih Rp 24 miliar baru kelar 30 persen. Ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan agar bisa selesai tepat waktu pada Oktober 2024.









