Jember (beritajatim.com) – Renovasi alun-alun di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang senilai kurang lebih Rp 24 miliar baru kelar 30 persen. Ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan agar bisa selesai tepat waktu pada Oktober 2024.
Proyek renovasi alun-alun dikerjakan PT Joglo Multi Ayu dari Jakarta. “Pembangunan landscape-nya Rp 17 miliar, videotron Rp 6 miliar, kontrak pengeboran Rp 450 juta. Pembangunan landscape 30 persen, videotron lebih daro 35 persen,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Jember Rahman Anda, Senin (12/8/2024).
Perkembangan pembangunan, menurut Rahman, sudah sesuai rencana. “Mudah-mudahan bisa terselesaikan pada Oktober 2024. Padsa saat kegiatan Jember Fashion Carnaval kemarin, mereka tetap bekerja. Insyaallah sudah mulai pemasangan granit pada minggu ini. Itu pekerjaan landscape besar juga,” katanya.
Demi mempercepat renovasi alun-alun tersebut, Rahman meminta rekanan untuk menambah jumlah pekerja. “Suplai material juga agar segera didatangkan. Granit sudah siap. Stok tersedia. Kami pastikan setelah kunjungan ke pabrikan. Ornamen-ornamen yang perlu disiapkan, seperti patung garuda dan plengkung Argopuro seribu gumuk, kami minta segera dikerjakan,” katanya.
Dinas Cipta Karya senantiasa menekankan kepada rekanan untuk menggunakan bahan sesuai spesifikasi yang telah disampaikan awal. “Ini yang perlu dicermati pengawas. Kalau spesifikasi pasir, ada spesifikasi pasir Lumajang atau kandungan lumpur di bawah lima persen,” kata Rahman.
Bagaimana jika renovasi ini melampaui tenggat? “Kami akan kaji lagi. Seharusnya tepat waktu. Misalkan ada deviasi keterlambatan, segera kami rapatkan, dan kami minta penyedia menambah jumlah tenaga, alat, dan ketersediaan material,” kata Rahman.
Soal penambahan jumlah tenaga kerja juga pernah diingatkan Bupati Hendy Siswanto saat meninjau lokasi, Selasa (23/7/2024). “Saya lihat progesnya lumayan, tapi kurang kencang lagi,” katanya.
Hendy menyebut jumlah tenaga kerja sangat mempengaruhi kualitas dan kecepatan pembangunan. “Kalau progresnya sudah masuk, bisa segera dibayar,” katanya.
Komisi A DPRD Jember menginspeksi dadakan pengerjaan alun-alun, Senin (12/8/2024) siang. “Kami ingin melihat progres pelaksanaan rehab alun-alun ini. Rehab ini akan mengubah wajah alun-alun sampai 70-80 persen. DPRD Jember harus memastikan semua berjalan sesuai desain dan cita-cita yang sudah di-share ke publik. Harapannya alun-alun jadi lebih baik sebagai branding, wajah kota Jember,” kata Ketua Komisi A Tabroni.
Komisi A melakukan inspeksi untuk memastikan semua dikerjakan sesuai rencana dan tahapan. “Tadi di tempat pembuatan air mancur, ada beberapa beton yang belum dipasang. Seharusnya dipasang dulu baru proses berikutnya. Itu belum dilakukan seperti di desain. Kami sudah minta pelaksana dan pengawas untuk melakukan perbaikan,” kata Tabroni. [wir]






