Wamenag Romo Syafii memuji penyelenggaraan haji 2026 di bawah Kemenhaj. Pelayanan dinilai mengalami lompatan besar dan berpeluang mencetak sejarah.
Penulis: Muhammad Isnan
Fase Nafar Awal resmi ditutup. Sebanyak 137.565 jemaah haji Indonesia berhasil meninggalkan Mina menuju Makkah setelah menyelesaikan lontar tiga jumrah.
Mayoritas jemaah haji Indonesia memilih Nafar Awal. Sebanyak 132.568 jemaah telah meninggalkan Mina menuju Makkah usai menyelesaikan lontar jumrah.
Kemenhaj RI menyiagakan 19 unit mobil golf dan tim MCR di Jamarat pada 12 Zulhijah. Jemaah haji Nafar Awal mulai dievakuasi bertahap ke hotel Makkah.
Meta Deskripsi: Kemenhaj RI meluncurkan tim Mobile Crisis Rescue (MCR) di Jamarat guna memberikan evakuasi darurat bagi jemaah haji Indonesia…
Jutaan jemaah haji dari seluruh dunia bergerak ke Jamarat di Mina untuk melontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah di hari Jumat (29/5/2026) pagi.
Lautan manusia memadati jalanan Mina menuju jamarat pada saat krusial, yaitu pada jam 16.00 WAS di hari tasyrik pertama tanggal 11 Dzulhijah 1447 H.
Suasana lempar jumrah di hari tasyrik tanggal 11 Dzulhijah 1447 H. Pada hari ini, jemaah haji seluruh dunia termasuk Indonesia melontar jumrah.
Kemenhaj RI merilis jadwal resmi dan waktu larangan melontar jumrah jemaah haji Indonesia 2026 guna menjamin keselamatan jemaah di tengah cuaca panas ekstrem.
Jalur Muzdalifah dinyatakan bersih dari jemaah haji Indonesia pada Rabu 27 Mei 2026 pukul 07.00 WAS. Sukses ini jadi percontohan bagi negara-negara lain.








