Ringkasan Berita:
- Fase Nafar Awal resmi ditutup dengan keberhasilan memindahkan 137.565 jemaah haji Indonesia dari Mina menuju Makkah.
- Seluruh jemaah yang mengambil Nafar Awal dipastikan telah tiba di hotel pemondokan masing-masing di Kota Makkah.
- Mobilisasi dilakukan secara bertahap menggunakan armada bus syarikah dengan pengaturan ketat untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
- Jemaah yang memilih Nafar Tsani tetap melanjutkan mabit di Mina dan akan kembali melontar tiga jumrah pada 13 Zulhijah.
Makkah (beritajatim.com) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melalui Satuan Operasional Armuzna resmi menutup pengawasan berkala fase Nafar Awal pada Jumat, 12 Zulhijah 1447 H atau 29 Mei 2026. Sebanyak 137.565 jemaah haji reguler Indonesia atau sekitar 68 persen dari total kuota nasional berhasil meninggalkan Mina dan kini telah menempati hotel pemondokan masing-masing di Kota Makkah.
Keberhasilan mobilisasi massal tersebut menjadi penanda berakhirnya fase Nafar Awal bagi mayoritas jemaah haji Indonesia yang memilih kembali lebih awal ke Makkah setelah menyelesaikan rangkaian lontar jumrah.
Sistem kendali transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menerapkan rekayasa jadwal yang ketat guna memastikan seluruh armada bus syarikah dapat bergerak lancar tanpa terjebak kepadatan di jalur keluar perkemahan Mina.
Mobilisasi perdana fase Nafar Awal dimulai oleh rombongan jemaah Kelompok Terbang (Kloter) JKB 11 yang menempati Markaz 74 pada pukul 07.05 Waktu Arab Saudi (WAS).
Pergerakan jemaah berlangsung secara bertahap sepanjang hari di bawah pengawasan petugas hingga seluruh rombongan yang mengambil Nafar Awal berhasil meninggalkan Mina sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Operasi pembersihan tenda maktab bagi jemaah Nafar Awal resmi berakhir setelah bus terakhir yang mengangkut rombongan Kloter UPG 22 dari Markaz 50 melintasi batas wilayah Mina pada pukul 16.30 WAS.
“Semua jamaah kami pastikan sudah berada di hotel masing-masing di Kota Makkah,” ungkap Koordinator Bidang Armuzna dan Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Laksamana Pertama (Laksma) Harun Arrasyid, usai memimpin langsung rapat penutupan operasi taktis Nafar Awal di Mina, Jumat (29/5/2026) sore.
Wartawan beritajatim.com, Muhammad Isnan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) Kemenhaj RI melaporkan dari Arab Saudi, lobi-lobi hotel di kawasan Syisyah dan Raudhah kembali dipadati jemaah yang baru tiba dari Mina.
Petugas sektor langsung bersiaga membagikan kunci kamar dan memastikan pasokan katering harian tersedia agar jemaah dapat segera beristirahat dan memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya.
Pergerakan besar-besaran jemaah dari Mina sebenarnya telah dimulai sejak dini hari. Jemaah bergerak secara bergelombang menuju bangunan Jamarat untuk menuntaskan kewajiban melontar tiga jumrah, yakni Ula, Wustha, dan Aqabah.
Pelaksanaan lontar tiga jumrah menjadi syarat yang harus diselesaikan sebelum jemaah dapat mengambil pilihan Nafar Awal dan kembali ke Makkah.
Usai melempar batu kerikil, jemaah langsung melakukan pengemasan barang bawaan dan membersihkan area tenda maktab untuk bersiap meninggalkan Mina.
Langkah tersebut menjadi penting karena regulasi penyelenggaraan haji dan ketentuan fikih mengharuskan jemaah yang memilih Nafar Awal keluar dari wilayah Mina sebelum matahari terbenam atau waktu magrib.
Bagi jemaah yang mengambil pilihan ini, skema Nafar Awal dinilai memberikan keleluasaan waktu untuk beristirahat di hotel pemondokan sebelum melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i.
Sementara itu, jemaah yang tidak masuk dalam klaster Nafar Awal dipastikan tetap bertahan di Mina untuk melanjutkan masa mabit.
Kelompok tersebut memilih menjalani Nafar Tsani dengan bermalam satu malam lagi di Mina dan kembali melaksanakan lontar tiga jumrah pada Sabtu, 13 Zulhijah 1447 H sebelum bertolak menuju Kota Makkah.
Pilihan Nafar Tsani menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah haji yang juga banyak diambil jemaah untuk menyempurnakan rangkaian ritual sesuai hasil manasik dan pertimbangan pribadi masing-masing. [ian/MCH]






