Malang (beritajatim.com) – Cabang olahraga bulutangkis Asean University Games (AUG) 2024 yang berlangsung di Universitas Negeri Malang (UM) membawa berita menggembirakan. Tim regu bulutangkis putra dan putri Indonesia kompak memenangkan pertandingan.
Tim regu putra Indonesia berhasil mengentaskan perlawanan tim regu putra Malaysia dengan skor 2 – 3. Sementara tim regu putri Indonesia menang telak atas tim regu Singapura dengan skor 5-0.
Tim regu putra mencatatkan kemenangan lewat pasangan dua ganda putra dan satu tunggal. Sementara regu putri tidak pernah kalah sekalipun dengan interval skor yang cukup jauh.
Gema Fitriady, M.Pd., PIC atau penanggung jawab venue menjelaskan bahwa secara sistem, cabor bulutangkis beregu hampir sama dengan sistem Piala Thomas dan Uber Cup. Namun, dalam AUG ini hanya terdapat satu grup saja karena hanya diikuti 4 kontingen saja.
“Kalau lebih dari 4 regu akan ada dua grup tetapi karena ini hanya ada 4 regu, pakai 1 grup. Mereka semua saling bertemu. Nanti dicari peringkat yang nomor 1 sampai nomor 4,” ujar Gema saat ditemui venue, Kamis (27/6/2024).
Dijelaskan Gema peringkat 1 dan 2 itu nantinya akan memperebutkan juara 1 dan yang kalah juara 2. Sementara itu, peringkat 3 dan 4 itu akan memperebutkan medali perunggu.
Untuk beregu yang dipertandingkan dimulai dengan tunggal kemudian ganda begitu seterusnya sampai ada pemenang. Dalam satu regu ada 5 kontingen, yaitu tiga tunggal dan dua berpasangan.
“Sistemnya untuk beregu putra dan putri sama, jadi tunggal dulu kemudian ganda, kemudian tunggal lagi, lalu ganda, terakhir tunggal lagi, jadi ada lima dalam satu regu,” ungkap dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UM ini.
Sebagai informasi, cabor bulutangkis AUG hanya diikuti 4 negara Asean, yaitu Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia. Dari kontingen tersebut total ada 65 orang, termasuk atlet dan official dari 4 negara.
Dalam menyemarakkan gelar AUG, Gema sebagai PIC maupun pihak UM sendiri terus berupaya agar bisa lebih banyak penonton. “Basanya ada mahasiswa sehingga akan sangat ramai karena ini masa libur itu hanya beberapa mahasiswa yang hadir,” ucap Gema. (dan/but)






