Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menegaskan bahwa timnya tidak akan terpengaruh oleh ketidakpastian regulasi mengenai penambahan kuota pemain asing di Super League musim 2025/2026. Ia menyebut Persebaya tetap akan mendaftarkan delapan pemain asing sesuai rencana awal klub.
“Saya bukan orang yang tepat untuk membicarakan hal itu. Klub kami memiliki ide yang sama sejak awal,” ujar pelatih asal Spanyol itu kepada awak media, Minggu (20/7/2025).
Pernyataan ini disampaikan sehari setelah acara launching tim yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/7/2025), di mana Persebaya memperkenalkan delapan pemain asing mereka untuk musim ini. Nama-nama yang diperkenalkan antara lain Bruno Moreira, Francisco Rivera, Gali Freitas, Dejan Tumbas, Risto Mitrevski, Milos Raickovic, dan Mihailo Perovic—yang baru bergabung latihan pada hari peluncuran tim.
“Saya punya satu pemain di ruang latihan. Kami akan melatihnya hari ini (kemarin). Jika Anda bertanya segalanya tentang pemain ini, sempurna. Tapi saya tidak ingin membahasnya,” tambah Eduardo.
Sampai saat ini, belum ada kepastian dari pihak penyelenggara liga maupun federasi soal jumlah pemain asing yang diizinkan. Pada RUPS PT Liga Indonesia Baru (LIB) tanggal 7 Juli lalu, diputuskan bahwa setiap tim bisa mendaftarkan hingga 11 pemain asing, dengan hanya delapan pemain yang boleh dimainkan dalam satu pertandingan.
Namun, beberapa hari kemudian, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyurati operator liga dan meminta agar jumlah pemain asing yang boleh dimainkan dikurangi menjadi tujuh. Hal ini membuat sejumlah klub memilih untuk tidak gegabah menambah pemain sebelum ada kejelasan final dari regulator.
Meski demikian, Persebaya menegaskan tetap pada komitmen awal dengan delapan pemain asing. Fokus tim kini tertuju pada persiapan teknis menyongsong musim baru. (way/but)






