Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo menyerahkan bonus bagi atlet peraih medali dalam ajang Porprov Jatim IX. Penyerahan bonus tersebut dilakukan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (30/09/2025).
“Bonus ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan kami pada para atlet. Terima kasih telah mencurahkan kemampuannya bersaing dengan atlet-atlet se- Jawa Timur,” kata Bupati.
Menurutnya, menjadi seorang atlet bukan hal mudah. Bahkan sambil bercanda Fauzi mengatakan lebih mudah menjadi Bupati daripada jadi atlet. Karena menjadi seorang Bupati bisa melalui proses pemilu.
“Beda dengan atlet. Harus punya bakat dan kemampuan. Tapi bakat saja belum tentu membentuk seseorang menjadi atlet berprestasi. Harus bisa mengasah kemampuan agar menjadi atlet hebat,” tandasnya.
Baginya, menjadi atlet memerlukan mental yang bagus. Dalam setiap pertandingan, memerlukan ketenangan dan kesabaran. Untuk memiliki mental yang bagus, butuh jam terbang tinggi yang bisa mendewasakan atlet.
“Tapi apa pun, yang jelas pemerintah daerah mengapresiasi setinggi-tingginya capaian yang dipersembahkan atlet. Kami benar-benar bangga. Apalagi sekarang ini atletnya murni atlet lokal. Tidak ada yang dari luar negeri,” ucapnya sambil tertawa
Sementara Ketua Harian KONI Sumenep, Abd. Kadir Almahdaly mengatakan, dengan diserahkannya bonus tersebut, maka janji kepada atlet telah dituntaskan.
“Terima kasih Pak Bupati sudah memberikan support. Sudah memberikan fasilitas terbaik untuk atlet,” katanya.
Ia menambahkan, beberapa atlet masih bisa memperkuat kontingen Sumenep pada Porprov 2027 di Surabaya. Karena itu, ia meminta tetap ada dukungan dari pemerintah daerah.
“Terima kasih Pak Bupati. Atlet-atlet kami diikutsertakan BPJS sebelum berangkat berlaga. Ternyata ada beberapa kejadian yang menimpa atlet kami di Malang. Alhamdulillah bisa tercover BPJS,” ungkapnya.
Pada Porprov Jatim IX, Sumenep mengirimkan kontingen sebanyak 254 orang, terdiri dari atlet, pelatih, dan official. Dari 12 cabor, kontingen Sumenep meraih 6 medali emas, 10 medali perak, dan 15 medali perunggu.
Untuk atlet peraih emas, mendapatkan bonus Rp 30 juta. Peraih medali perak Rp 20 juta, dan peraih medali perunggu Rp 10 juta. Bonus tersebut juga diberikan pada para pelatih. (tem/ian)






