Jember (beritajatim.com) – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencurahkan isi hati kepada Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2, soal manajemen pasar tradisional selama ini.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Jember, Muhadi, mengeluhkan sejumlah hal, antara lain retribusi tinggi, bangunan yang semakin usang, manajemen pasar yang buruk, infrastruktur pasar seperti mandi cuci kakus (MCK) dan area parkir, hingga minimnya sarana ibadah.
“Dulu ada paslon yang datang ke pasar waktu kampanye pilkada. Janjinya mau perbaiki pasar, tapi tidak ada perbaikan sampai sekarang,” kata Muhadi dalam acara deklarasi dukungan terhadap Paslon Gus Fawait – Djoko, Jumat (11/10/2024).
Muhadi berharap tokoh Fawait bisa memberikan perhatian serius dan menyelesaikan permasalahan di pasar tradisional jika berhasil terpilih menjadi Bupati Jember. “Kami mendukung Gus Fawait karena ada sebab. Beliau punya visi misi untuk memperhatikan pasar,” katanya.
Fawait kembali menyampaikan pesan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. “Sebagai pemimpin, harus memperhatikan pedagang tradisional, karena mereka salah satu penyangga ekonomi. Saya pastikan kalau saya terpilih, retribusi akan turun 100 persen,” katanya.
Fawait berjanji akan menata kembali manajemen pasar yang saat ini kurang optimal, termasuk membangun fasilitas ibadah yang representatif. “Sangat disayangkan kalau tempat ibadah saja tidak ada, padahal Jember ini terkenal dengan kabupaten yang memiliki jumlah pesantren terbanyak se-Indonesia,” katanya. [wir]







4 Komentar
Janji palsu
Fawait ada di dprd jatim, istrinya4 hati2 dgn orang ini
Preeettt,,,!!! Tambah gk karu karuan Jember ini klo dipimpin pawaet, gk pernah ada buktinya hasilnya apa
Kcuali Sukses bnyh bininya tpi tak di urus
Abboooo Mak nyar ngelayar Nok pasar.degik tambe rosak gus