Mojokerto (beritajatim.com) – Penjabat Sementara (PJs) Bupati Mojokerto Akhmad Jazuli berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dapat menjadi pelopor untuk aplikasi Transaksi Produk Unggulan, Mojokerto Berkualitas (Tumbas). Aplikasi ini milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto.
Hal tersebut disampaikan sast menghadiri sosialisasi aplikasi marketplace Tumbas di salah satu hotel di Kecamatan Puri, Selasa (29/10/2034). sekedar diketahui, Aplikasi Tumbas merupakan marketplace lokal yang memasarkan produk asli Kabupaten Mojokerto. Tak hanya itu, pengguna aplikasi Tumbas saat ini telah mencapai 15.400 pengguna dengan produk tayang sebanyak 5.570 produk.
“Transaksi Tumbas ini tidak hanya sekedar untuk keren-kerenan, gagah-gagahan, sekedar untuk dapat sanjungan, dapat piagam dan penghargaan, bukan itu. Tetapi esensi daripada Tumbas inilah yang akan mempermudah transaksi. Tumbas ini adalah aplikasi yang menguntungkan semua pihak, menurut saya aplikasi Tumbas ini merupakan aplikasi yang memiliki motivasi untuk bisa memiliki kemampuan daya beli,” ungkapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini berharap agar aplikasi Tumbas semakin eksis dan banyak dimanfaatkan masyarakat Mojokerto. Sehingga Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur ini mengajak agar setiap ASN di lingkup Pemkab Mojokerto agar rutin berbelanja di aplikasi Tumbas setiap bulannya.
“Harapannya ASN ini yang memelopori, hendaknya terutama ibu-ibu. Ayo kita manfaatkan aplikasi Tumbas ini, karena itulah saya mensupport, menggarisbawahi dan menekankan edaran yang diteken Sekda agar masing-masing ASN untuk berbelanja di aplikasi Tumbas minimal Rp100 ribu per bulan. Ini harapan kami biar Tumbas ini betul-betul eksis, tidak hanya sekedar nama,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah menyampaikan harapannya untuk menggunakan marketplace Tumbas agar dapat meningkatkan pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat Mojokerto.
“Tujuan dari kegiatan sosialisasi hari ini bukan hanya sekedar sosialisasi namun bagaimana kita mengoptimalkan transaksi yang ada di aplikasi Tumbas. Harapan kami bukan sekedar keberlanjutan tapi juga dapat meningkatkan pendapatan UMKM kita,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi aplikasi marketplace Tumbas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Staf Ahli Bupati dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto. [tin/aje]
![ASN Mojokerto jadi Pelopor Aplikasi Marketplace Tumbas PJs Bupati Mojokerto Akhmad Jazuli saat sosialisasi aplikasi marketplace Tumbas di salah satu hotel di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241029-WA0095.jpg)





