Lumajang (beritajatim.com) – Miranuddin, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lumajang berkomentar nyiyir tentang Banser di Media Sosial Facebook menuai kecaman. Akhirnya, minta maaf saat didatangi oleh tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Lumajang.
“Iya betul ada ASN yang berkomentar tidak sesuai fakta tentang Banser,” kata Ketua PC Ansor Lumajang, Gus Fahrur Rozi saat dihubungi beritajatim.com, Senin (26/8/2019).
Masih kata dia, dirinya mendapat pengaduan dari salah satu tim Cyber Ansor mengenai komentar ASN di Humas Pemkab Lumajang. Kemudian ditindak lanjuti untuk mengkroscek dan menanyakan perihal komentar tentang Banser.
“Dari konfirmasi mengaku salah dan minta maaf dengan membuat surat penyataan,” paparnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”banser”]
Meskipun minta maaf, tambah Fahrur, pihaknya akan meminta Bupati Lumajang, Thorqul Haq sekaligus Kasatkorcab Banser memberikan hukuman setimpal. Pasalnya, tidak semestinya ASN membuat komenter provokatif.
“Saya sudah telpon Cak Thoriq untuk menindak ASNnya,” pungkasnya.
Sementara, Mirwanuddin saat dihubungi dan tulisan ini dibuat belum bisa dihubungi. (har/ted)






