Ringkasan Berita:
- ASN Banyuwangi menyalurkan 191 hewan kurban berupa 32 sapi dan 157 kambing kepada warga miskin hingga pelosok desa.
- Program Banyuwangi Berbagi Kurban menjadi bagian gerakan sosial rutin ASN Banyuwangi pada momentum tanggal cantik dan Idul Adha 1446 H.
- Para ASN mengaku bahagia bisa berbagi daging kurban untuk membantu masyarakat kurang mampu dan meningkatkan konsumsi protein warga.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi berbagi daging hewan kurban kepada warga miskin. Sebanyak 191 hewan kurban yang terdiri dari 32 ekor sapi dan 157 ekor kambing disalurkan langsung kepada masyarakat kurang mampu hingga ke desa-desa di Banyuwangi pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.
Program ini menjadi bagian dari gerakan sosial ASN Banyuwangi Berbagi yang rutin dilaksanakan setiap tanggal cantik. Pada momen Idul Adha tahun ini, program charity tersebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk organisasi profesi dan organisasi kemasyarakatan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Banyuwangi Berbagi yang selama ini digelar pada tanggal-tanggal tertentu seperti 1 Januari (1.1), 2 Februari (2.2), hingga 3 Maret (3.3).
Pada momentum Idul Adha kali ini, Ipuk mengajak para ASN serta berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam berbagi daging kurban kepada warga miskin.
“Bila sebelumnya tanggal cantik kami berbelanja sembako dan membagikannya untuk keluarga pra sejahtera dan bayi stunting, di momen Idul Adha ini kami membagikan daging. Harapan kami ini untuk menambah konsumsi protein mereka,” kata Ipuk, Kamis (28/5/2026).
Distribusi hewan kurban dilakukan dengan berbagai cara. Sebagian hewan kurban diserahkan ke masjid dan musala, sementara sebagian lainnya disembelih langsung oleh para ASN sebelum dagingnya dibagikan kepada warga kurang mampu.
“Terima kasih kepada seluruh ASN dan berbagai pihak yang ikut berpartisipasi pada Banyuwangi Berbagi Kurban ini,” imbuhnya.

Para ASN yang terlibat mengaku bahagia dapat berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui sedekah hewan kurban. Salah satunya disampaikan Arif Fauzy, pegawai Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi. Meski telah berkurban di lingkungan rumahnya, Arif tetap ikut patungan bersama rekan-rekannya di kantor untuk membeli hewan kurban tambahan bagi warga desa.
“Alhamdulillah bisa ikut terus berbagi. Bareng teman-teman kami patungan membeli 2 ekor kambing untuk diserahkan ke warga desa. Melihat mereka bahagia, kami jadi ikut senang,” kata Arif.
Hal senada juga disampaikan Putri yang mengaku antusias mengikuti program sosial tersebut. Ia bersama rekan-rekannya mengumpulkan sedekah hingga akhirnya dapat membeli kambing untuk warga kurang mampu.
“Sedekah dari teman dikumpulkan akhirnya kami bisa beli kambing, untuk diberikan ke warga kurang mampu. Memang tidak seberapa, tapi melihat mereka happy menerima pemberian kami ini sangat membahagiakan kami,” kata Putri.
Salah satu penerima bantuan hewan kurban adalah Nur Hariri, pengurus Mushola sekaligus TPQ Nuris Shibyan di Desa Banjar, Kecamatan Licin. Wilayah tersebut menjadi salah satu desa yang masuk target penanganan kemiskinan di Banyuwangi.
“Alhamdulillah, semoga menjadi pahala dan berkah bagi para ASN Banyuwangi,” tandas Hariri. [alr/suf]






