Banyuwangi (beritajatim.com) – Pergerakan masyarakat yang menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kenaikan arus penumpang tersebut terpantau sejak beberapa hari terakhir.
General Manager ASDP Ketapang, Ardhy Ekapaty, mengatakan puncak arus penyeberangan pada periode Natal diprediksi terjadi pada 21 hingga 23 Desember 2025. Pada momen tersebut, peningkatan penumpang diperkirakan berada di kisaran 2 hingga 3 persen dibanding hari normal.
“Sejak kemarin sudah mulai terjadi peningkatan. Kenaikannya sekitar satu persen,” kata Ardhy.
Berdasarkan data ASDP, pada 23 Desember 2025, total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Bali tercatat sebanyak 24.162 orang. Sementara jumlah kendaraan dari berbagai jenis mencapai 6.399 unit.
Selain momen Natal, ASDP juga memprediksi lonjakan arus penyeberangan kembali terjadi menjelang Tahun Baru 2026, seiring dengan libur panjang sekolah yang bertepatan dengan akhir tahun.
“Puncak arus pada libur panjang ini diprediksi terjadi pada 28 dan 29 Desember,” terang Ardhy.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP Ketapang memastikan kesiapan penuh dalam melayani penyeberangan selama periode Nataru. Sebanyak 56 kapal telah disiagakan, dengan 28 hingga 32 kapal dioperasikan setiap hari sesuai kebutuhan trafik.
Ardhy menambahkan, seluruh sarana dan prasarana pendukung penyeberangan, termasuk dermaga dan kapal, telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan dalam kondisi siap operasi.
“Kami berharap dengan semua kesiapan yang dilakukan dapat memperlancar arus Nataru dan libur panjang akhir tahun,” pungkasnya. [alr/beq]






