Tuban (beritajatim.com) – Arus mudik Lebaran 2023, Kapolres Tuban, AKP Rahman Wijaya, mengungkap ada tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban. Tiga titik tersebut yaitu di jalur Pantura, jalan Kecamatan Jatirogo, hingga Kecamatan Jenu
Rahman mengungkapkan, jumlah kendaraan mudik di Tuban diprediksi mengalami kenaikan cukup signifikan. Sehingga hal ini menjadi tantangan yang harus dipersiapkan dengan baik.
“Selain itu ada beberapa titik yang merupakan daerah rawan terjadinya laka lantas (kecelakaan lalu lintas) yaitu di sepanjang jalan nasional Kecamatan Jenu, Pantura, Kecamatan Jatirogo, Kecamatan Parengan, Jalan Daendels Palang,” ucap Rahman, Rabu (19/4/2023).
Baca Juga:
60 Sopir dan Awak Bus di Tuban Jalani Tes Urine Jelang Mudik
Rahman menjelaskan mudik tahun ini diperkirakan ada kenaikan kendaraan sebanyak 46 persen dibandingkan tahun lalu. Sehingga perlu dijalankan segala bentuk kesiapan mulai dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023 serta pendirian posko mudik di tiga titik.
“Selama operasi ketupat 2023 Polres Tuban mendirikan 3 Pos Pam dan 1 Pos Pelayanan diantaranya di Pos Bancar, Pos Pantai Boom, Pos Terminal Wisata dan Pos Pengamanan Wisata Pantai Kelapa,” terang Rahman.
Dengan adanya posko tersebut, Rahman berharap pemudik yang berkendara melintas di Kabupaten Tuban bisa memanfaatkan sebagai sarana istirahat. Dia juga mengingatkan pemudik untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.
Baca Juga:
Truk Muat 560 Tabung Gas LPG Terbakar di Soko Tuban
“Kami imbau kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk tetap mematuhi aturan maupun rambu lalu lintas yang berlaku, apabila capek silahkan istirahat di rest area yang telah kami sediakan,” kata Rahman.
Lebih lanjut, Rahman juga menyampaikan untuk kelancaran lalulintas maupun untuk pengelolaan Kamtibmas yang kondusif, pihaknya telah menyiapkan tim pengurai dari Sat Lantas Polres Tuban apabila terjadi kemacetan maupun hal yang paling fatal yakni kecelakaan.
“Kami telah menempatkan personel untuk melaksanakan pengawasan maupun imbauan,” pungkasnya. [ayu/beq]






