Jombang (beritajatim.com) – Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Basuki Hadimuljono melakukan monitoring jalur tol dan non tol sebagai persiapan arus mudik Lebaran 2022. Untuk itu, Basuki meminta setiap rest area yang ada di ruas tol menyiapkan 25 toilet temporary atau toilet sementara.
Pernyataan itu diungkapkan Menteri PUPR usai meresmikan Jembatan Ploso Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang, Jumat (8/4/2022). Peresmian jembatan tersebut menurut Menteri PUPR merupakan salah satu persiapan arus mudik lebaran 2022.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arus-mudik”]
Basuki mengatakan, sebelum ke lokasi dirinya sempat mampir ke kantor pengelola ruas tol Jomo (Jombang – Mojokerto), yakni PT Astra Tol Road. Dalam pertemuan tersebut Basuki sempat menanyakan jumlah toilet yang ada di rest area. Basuki sangat kaget. Karena jumlah toilet di rest area hanya delapan unit.
“Tentu saja, untuk arus mudik Lebaran 2022, jumlah tersebut sangat kurang. Idealnya, satu rest area minimal terdapat 25 toilet temporary. Nah, itu harus disipakan dalam menghadapi arus mudik,” kata Menteri PUPR ketika menjawab pertanyaan wartawan.
Menteri Basuki mengatakan, jumlah 25 toilet tersebut sangat rasional. Hal itu mengingat jumlah pemudik tahun ini diprediksi sangat banyak. Basuki juga menyebut, untuk rest area di kawasan Pantura malah meminta menyiapkan 50 toilet temporary.
“Kalau di kawasan sini, cukup 25 toilet. Karena arus lalu lintas di Semarang sudah pecah. Sehingga jumlah yang masuk ke Jawa Timur berkurang. Ini pengalaman tahun lalu yang jumlahnya 15-an toilet, sangat antre. Makanya harus ditambah. Apalagi tahun ini jumlah pemudik tahun ini diprediksi lebih banyak,” ujarnya. [suf]






