Madiun (beritajatim.com) – Lonjakan arus balik Lebaran mulai terasa di wilayah Kabupaten Madiun pada Senin (23/3/2026). Kepolisian memprediksi peningkatan volume kendaraan ini masih akan berlangsung hingga Selasa (24/3/2026), seiring berakhirnya masa libur dan dimulainya aktivitas kerja.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, AKP Andrian Permana, mengungkapkan bahwa kendaraan yang melintas didominasi oleh plat nomor lokal AE. Hal ini mengindikasikan mayoritas pengguna jalan merupakan warga setempat yang kembali ke rutinitas pekerjaan.
“Sebagian besar kendaraan yang melintas berplat AE. Kemungkinan mereka adalah pekerja yang kembali beraktivitas setelah libur Lebaran,” ujarnya saat ditemui di kawasan Nglames.
Peningkatan arus kendaraan terlihat di sejumlah titik rawan kepadatan, seperti Tiron dan Nglames. Di jalur tersebut, petugas melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi perlambatan akibat penyempitan jalan serta keberadaan lampu lalu lintas.
Menurut data sementara, sekitar 7.000 hingga 8.000 kendaraan roda empat tercatat memasuki wilayah Kota Madiun dalam sehari. Angka ini meningkat dibandingkan kondisi normal yang berkisar antara 3.000 hingga 4.000 kendaraan per hari.
Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, kepolisian memastikan situasi masih terkendali. Personel telah disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari Exit Tol Dumpil hingga kawasan Nglames untuk mengurai kepadatan.
“Kami sudah menempatkan anggota di sejumlah titik untuk mengantisipasi penumpukan. Sampai saat ini, arus lalu lintas masih dalam kategori padat namun lancar,” jelasnya.
Selain kendaraan roda empat, arus sepeda motor juga terpantau meningkat. Hal ini menunjukkan sebagian masyarakat masih memanfaatkan sisa waktu libur Lebaran.
Polres Madiun menilai meningkatnya mobilitas ini menjadi indikator positif pergerakan ekonomi masyarakat. Meski belum ditemukan insiden menonjol, petugas tetap siaga untuk mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.
“Peningkatan arus ini menunjukkan aktivitas masyarakat kembali bergerak. Kami tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan,” pungkas AKP Andrian. (rbr/ian)






