Surabaya (beritajatim.com) — Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Timur I dalam jajaran kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekjen DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, pada Jumat (25/7/2025) dan dipimpin oleh Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Fathoni diberikan mandat untuk memimpin wilayah strategis meliputi Gresik dan Sidoarjo. Dia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk melaksanakan amanah itu dengan penuh dedikasi.
“Alhamdulillah di kepengurusan Golkar Jawa Timur ini saya diberi amanah dan kehormatan untuk menjadi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Timur 1 yang meliputi Gresik dan Sidoarjo, amanah ini akan kami laksanakan dengan baik dan mencurahkan segala energi untuk melaksanakan tugas organisasi yang diberikan oleh Ketua Ali Mufti,” ujar Fathoni.
Sebagai Wakil Ketua Pemenangan Pemilu, Fathoni menyatakan dirinya akan lebih fokus bekerja di balik layar demi menyusun strategi politik yang tepat sasaran. Dia menegaskan pentingnya memenangkan kepercayaan masyarakat dalam pemilu mendatang.
“Sebagai Wakil Ketua Pemenangan Pemilu, tentu kami akan lebih banyak di belakang layar, memikirkan bagaimana upaya untuk melaksanakan target politik yang telah ditetapkan sehingga Golkar dapat memenangkan hati masyarakat dalam pemilu mendatang,” tutur mantan jurnalis ini.
Dengan posisinya yang kini di tingkat provinsi, Fathoni memastikan akan segera melepas jabatan Ketua DPD Partai Golkar Surabaya. Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua baru dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2025.
“Dengan amanah saya di Golkar Jawa Timur, maka Golkar Surabaya akan menggelar Musyawarah Daerah tanggal 12 Agustus mendatang untuk memilih Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya pengganti saya,” jelasnya.
Fathoni menegaskan bahwa regenerasi adalah hal mutlak dalam organisasi modern. Fathoni meyakini kepemimpinan Golkar Surabaya selanjutnya akan diisi oleh sosok yang kuat dan relevan menghadapi dinamika politik ke depan.
“Regenerasi dalam organisasi modern merupakan keniscayaan, saya yakin Golkar Surabaya akan mendapatkan nahkoda hebat yang akan mengarungi lautan yang dimensi dan tantangannya berbeda ketika saya menjadi nahkoda Partai Golkar Surabaya,” katanya.
Sejumlah nama disebut-sebut akan meramaikan bursa calon ketua Golkar Surabaya, di antaranya Akmarawita Kadir, Agung Prasojo, Aldi Blaviandy, dan Achmad Nurdjayanto. Fathoni berharap ketua baru nanti dapat membawa Golkar semakin dekat dengan rakyat dan terus bersinergi dengan pemerintahan kota.
“Saya berharap Ketua DPD mendatang dapat semakin menguatkan Golkar sebagai rumah perjuangan rakyat, rumah berteduh bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasinya, dan dapat terus mendukung dan mensukseskan pemerintahan Eri Cahyadi dalam menjadikan Surabaya kota yang baldatun toyyibatun warabbun ghofur,” ujarnya.
Fathoni juga menegaskan bahwa sebagai partai pengusung Wali Kota Eri Cahyadi di Pilkada 2024 lalu, Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program-program pembangunan di Kota Pahlawan. Menurutnya, keberhasilan Wali Kota adalah keberhasilan bersama seluruh elemen partai.
“Karena Golkar adalah salah satu partai pengusung dalam Pemilukada 2024 yang lalu, maka memiliki kewajiban moral untuk mendukung gagasan tersebut sehingga keberhasilan pemerintahan Eri Cahyadi akan menjadi ladang amal jariyah seluruh keluarga besar Partai Golkar se-Kota Surabaya,” pungkasnya. [asg/ian]






