Malang (beritajatim.com) – PSSI memutuskan melanjutkan Liga 1, Arema FC sebagai salah satu kontestan menyambut antusias keputusan ini. Mereka mengaku siap tampil di kasta tertinggi tanah air ini. Laga perdana Arema FC akan menghadapi PSM Makassar pada (5/9/2021) mendatang.
“Hal ini menjadi kabar yang bagus dan melegakan. Arema FC menyambut dengan gembira kabar diputuskannya BRI Liga 1 2021/2022 setelah kemarin sudah dijalankan tiga pertandingan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” kata media officer Arema FC, Sudarmaji pada Rabu, (1/9/2021).
Terkait penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, Arema FC siap untuk menaati aturan tersebut. Menurut Sudarmaji kebijakan ini adalah aturan baku dalam sepak bola Indonesia yang harus digelar di tengah situasi pandemi Covid-19.
“Kami rasa itu sudah menjadi aturan baku yang wajib ditaati oleh klub yang didalamnya ada pemain, tim pelatih hingga official serta pihak-pihak yang terlibat,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arema-fc”]
Lalu berkaitan dengan tiga pertandingan sebelumnya yang sukses digelar dengan pertimbangan protokol kesehatan yang ketat. Dengan setiap yang terlibat harus sudah divaksin. Menjadi bukti bahwa BRI Liga 1 gambaran keinginan kuat dari pelaku maupun stakeholder sepak bola Indonesia agar kompetisi bisa berputar kembali.
“Kita harus memberikan apresiasi kepada PSSI, PT LIB selaku operator, Kepolisian, Satgas Covid-19, BNPB dan pihak-pihak yang sudah berusaha keras agar kompetisi bisa kembali berjalan,” tandas Sudarmaji.
Dilanjutkannya kompetisi ini tidak lepas dari instruksi pemerintah setelah melihat kesuksesan tiga pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 yang dianggap sebagai role model kompetisi resmi saat pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Selain itu, lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali dalam diktum kedelapan, mengizinkan BRI Liga 1 untuk kembali dilanjutkan.
Pemerintah juga mempersilakan PSSI dan PT LIB untuk memainkan maksimal sembilan partai BRI Liga 1 dalam setiap minggunya, namun khusus di wilayah PPKM Level 3 dan 2.
Inmendagri tersebut dikeluarkan oleh Mendagri, Tito Karnavian pada Senin (30/8/2021) berbarengan dengan pengumuman kelanjutan PPKM di Jawa-Bali dan berlaku pada 31 Agustus-6 September 2021. (luc/kun)






