Malang(beritajatim.com) – Manajemen Arema FC memberangkatkan tim menuju Solo untuk laga lanjutan Liga 1 musim 2022/2023. Semua pemain diberangkatkan ke Jawa Tengah untuk mengarungi kompetisi.
Sebelum diberangkatkan, manajemen melalui PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto mengungkapkan telah terjadi pergantian posisi manajer di tubuh Arema FC.
Pasca Tragedi Kanjuruhan yang membuat 135 orang meninggal dunia. Ali Rifki yang sebelumnya menjabat sebagai manajer memutuskan untuk mundur. Tatang pun memperkenalkan pengganti Ali Rifki yakni Wiebie Dwi Andriyas sebagai manajer tim yang baru.
“Dari beberapa diskusi dengan jajaran menajemen dan komunikasi dengan Ali Rifky manager Arema FC sebelumnya. Beliau menyatakan mengundurkan diri dari manajer Arema FC. Kami sampaikan terimakasih atas dedikasinya selama ini terhadap Arema FC. Dan hasil rapat menejemen dan direksi menyerahkan posisi manager kepada bapak Wiebie Andriyas,” ujar Tatang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Manajemen Arema FC mengaku ada beberapa alasan mereka akhirnya memilih Wiebie. Sosok pengusaha asal Malang itu dianggap memiliki tekad mengelola Arema FC.
“Alasannya Wiebie ini dijadikan manajer Arema FC. Karena beliau memiliki ikhtiar yang tulus dan semangat yang tinggi untuk menjaga Arema FC agar tetap eksis di kompetisi Liga 1. Mohon doanya agar Arema FC selalu terjaga tegar dan bangkit meraih prestasi. Kami berharap tim berprestasi dan semuanya tetap sejahtera,” tandas Tatang. (luc/ted)






