Surabaya (beritajatim.com) – Arema FC berhasil pesta gol usai mengalahkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0. Pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (9/5/2026) sore.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal, dengan kedua tim sama-sama mengusung permainan terbuka. Namun, Arema FC mampu memanfaatkan peluang krusial yang datang lebih awal untuk mengunci keunggulan sementara.
Arema FC membuka keunggulan pada menit ke-10 setelah wasit menunjuk titik putih usai pelanggaran di area terlarang yang dilakukan kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, terhadap Gabi.
Dalberto yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Ia mengecoh kiper lawan dan mengarahkan bola dengan akurat ke gawang. Sejak saat itu, Arema FC tampil lebih percaya diri dan meningkatkan intensitas serangan.
PSM Makassar tidak tinggal diam setelah tertinggal. Sejumlah peluang berhasil mereka ciptakan, terutama memanfaatkan kesalahan lini belakang Arema FC yang beberapa kali melakukan miskomunikasi.
Pada menit-menit awal, PSM bahkan sempat memiliki dua peluang berbahaya, namun kurangnya koordinasi di lini depan membuat kesempatan tersebut terbuang sia-sia. Dalam beberapa situasi, pemain PSM terlalu lama mengambil keputusan sehingga momentum serangan hilang.
Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-17 ketika Mufli Hidayat berada dalam posisi ideal di depan gawang. Namun, eksekusi yang terlambat membuat bola berhasil diamankan lini pertahanan Arema FC.
Arema FC nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-21 melalui serangan balik cepat. Tendangan Matheus Blade berhasil ditepis kiper PSM Makassar.
Tekanan Arema berlanjut melalui situasi bola mati dan sepak pojok, namun belum membuahkan hasil tambahan. Di sisi lain, PSM juga mendapatkan peluang melalui tendangan bebas dan situasi open play, termasuk peluang Rizky Eka pada menit ke-30 yang masih melebar dari sasaran.
Menjelang akhir babak pertama, kedua tim saling bergantian menekan. PSM Makassar mendapatkan beberapa bola mati, termasuk sepak pojok dan tendangan bebas pada masa injury time (45+4’), namun belum mampu mengubah skor.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan Arema FC 1-0 atas PSM Makassar.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tetap tinggi. PSM sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-47 lewat Ananda Raehan yang berhasil menusuk ke dalam kotak penalti, namun tembakannya dalam situasi satu lawan satu berhasil diblok kiper Arema, Lucas Frigeri.
Arema kemudian memperlebar jarak pada menit ke-53 melalui skema serangan balik cepat. Umpan panjang Matheus Blade dimaksimalkan Gabi yang menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tiang dekat meski dalam sudut sempit dan di bawah tekanan bek lawan. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-0.
PSM berusaha bangkit dan sempat menciptakan kemelut di depan gawang Arema pada menit ke-59, namun peluang emas yang didapat Akbar Tanjung justru melambung tinggi dan sebelumnya dinyatakan offside.
Tekanan PSM tidak mampu membuahkan hasil, sementara Arema justru kembali menghukum kelengahan lini belakang lawan.
Pada menit ke-68, kesalahan koordinasi pertahanan PSM dimanfaatkan Joel Vinicius yang dengan leluasa melepaskan tembakan tanpa pengawalan berarti. Bola meluncur mulus ke gawang tanpa bisa dihentikan kiper, mengubah skor menjadi 3-0 untuk Arema FC.
Arema tidak mengendurkan serangan meski unggul tiga gol. Namun mereka gagal menambah gol hingga usai laga. Arema FC mengakhiri pertandingan ini dengan skor 3-0. (faw)





