Surabaya (beritajatim.com) – Perjalanan Arema FC di Liga 1 musim 2022/2023 berujung sad ending. Singo Edan, sebutannya, tersungkur dalam pertandingan terakhirnya melawan Bhayangkara FCdi Stadion PTIK di Jakarta pada Jumat (14/4) malam. Arema FC menyerah tiga gol tanpa balas.
Walaupun bertanding di Stadion PTIK yang notabene bekas markas Bhayangkara FC, Arema diunggulkan oleh catatan head to head. Dari total 14 pertemuan sejak 2016, Singo Edan memenangkan delapan di antaranya. The Guardian, julukan Bhayangkara FC, baru tiga kali mengalahkan Arema.
Namun, rekor tersebut rupanya tidak bisa dijadikan patokan di pertandingan Jumat malam. Nyatanya, Arema yang baru saja dikalahkan Persebaya, kembali tersungkur ke tanah. Mereka menyerah dengan tiga gol tanpa balas. Parahnya lagi, ini adalah game terakhir mereka musim ini.
BACA JUGA:
Persik dan Madura United Gagal Happy Ending, Bagaimana Nasib Persebaya dan Arema?
Arema kembali diperkuat kiper Adilson Maringa dan Evan Dimas di laga ini. Namun, kembalinya dua pilar utama itu tidak membuat mereka bertambah kuat. Setelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama, Arema memulai mimpi buruknya pada babak kedua.
Ya, tiga gol Bhayangkara FC tercipta pada paruh kedua. Parade gol dimulai dari Matías Mier pada menit ke-51. Dilanjutkan dengan Sani Rizki Fauzi menit ke-63. Kemudian ditutup oleh gol Adam Najem menit ke-83. Selain mencetak satu gol, Mier juga menyumbang dua assist di laga ini.
Kekalahan atas Bhayangkara FC memperpanjang mimpi buruk Arema musim ini. Mereka menderita tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhirnya. Termasuk kekalahan menyakitkan atas Persebaya Surabaya dengan skor 0-1 pada Selasa (11/4) lalu.
BACA JUGA:
Awas Arema, Bhayangkara FC Sesumbar Tiga Poin
Hasil negatif yang dipetik dalam dua laga di Stadion PTIK membuat Arema dipastikan finis di peringkat ke-12 di klasemen akhir Liga 1 musim ini. Singo Edan mengoleksi 42 poin dari total 34 pertandingan.
Tak hanya itu saja, tim yang selalu dibanggakan Aremania itu juga dipastikan finis di belakang Persebaya. Bajul Ijo duduk di peringkat kedelapan di klasemen sementara. Mereka mendulang 49 poin dari 33 laga.
Tim kebanggan Bonek tersebut berpeluang naik ke peringkat keenam dan menggusur Bhayangkara FC. Syaratnya, Persebaya wajib mengalahkan Dewa United pada Sabtu (15/4) malam. Game ini akan dilaksanakan di Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik. [sya/suf]






