Ringkasan Berita
Sunawan, warga Kediri, merasakan manfaat Program JKN saat putrinya menjalani perawatan akibat luka melepuh setelah mengalami kecelakaan.
Dila Puspita dirawat selama sekitar satu minggu di RS Gambiran Kediri dan seluruh biaya pelayanan medis ditanggung Program JKN sesuai ketentuan.
Sunawan mengapresiasi pelayanan tenaga medis yang dinilai profesional tanpa membedakan pasien JKN dan pasien umum.
Ia berharap Program JKN terus berkelanjutan karena memberikan perlindungan finansial dan ketenangan bagi masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat.
Kediri (beritajatim.com) – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kali ini, pengalaman tersebut datang dari Sunawan (58), warga Kediri, yang mengaku terbantu saat putrinya, Dila Puspita (22), harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka melepuh setelah mengalami kecelakaan.
Menurut Sunawan, kepesertaan JKN yang aktif membuat keluarganya dapat lebih fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya pelayanan medis.
Berawal dari Kecelakaan Sepeda Motor
Sunawan menceritakan, putrinya mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor. Setelah kejadian, Dila sempat dibawa ke pengobatan tradisional untuk menangani luka yang dideritanya.
Namun, kondisi kulit Dila justru memburuk setelah menjalani penanganan tersebut.
“Setiap orang kondisi kulitnya berbeda-beda. Setelah diperban di pengobatan tradisional, kulit anak saya malah melepuh. Karena khawatir melihat kondisinya, akhirnya langsung saya putuskan membawanya ke rumah sakit,” ujar Sunawan, Rabu (8/7/2026).
Dirawat Selama Satu Pekan di RS Gambiran
Dila kemudian mendapatkan perawatan di RS Gambiran Kediri. Tim medis memberikan penanganan terhadap luka dan kulit yang melepuh hingga kondisinya berangsur pulih.
Sunawan mengatakan putrinya harus menjalani rawat inap selama kurang lebih satu minggu.
“Dirawat di RS Gambiran sekitar satu minggu karena kondisi melepuhnya memang cukup parah,” katanya.
Seluruh Biaya Pelayanan Medis Ditanggung JKN
Selama menjalani perawatan, Sunawan mengaku tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk pelayanan medis maupun obat-obatan yang menjadi hak peserta JKN.
Biaya yang dibayarkan keluarga hanya berasal dari permintaan naik kelas perawatan ke ruang VIP.
“Kalau untuk pengobatan dan perawatan medis utamanya semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Tidak ada biaya tambahan sama sekali. Kami hanya membayar selisih kamar karena pindah ke kelas VIP,” jelasnya.
Pengalaman tersebut membuat Sunawan menyadari besarnya manfaat Program JKN dalam membantu masyarakat menghadapi biaya pelayanan kesehatan, terutama ketika kondisi darurat datang tanpa diduga.
Apresiasi Pelayanan Tanpa Diskriminasi
Selain manfaat pembiayaan, Sunawan juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan tenaga kesehatan di RS Gambiran Kediri.
Menurutnya, dokter maupun perawat memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh pasien tanpa membedakan status pembiayaan.
“Pelayanan dokter dan perawat sangat baik. Tidak ada pembedaan antara pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum. Semua dilayani dengan ramah,” ungkapnya.
Berharap Program JKN Terus Berlanjut
Bagi Sunawan, Program JKN bukan hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga ketika menghadapi situasi darurat.
Ia berharap program jaminan kesehatan nasional tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan kesehatan.
“JKN memberikan ketenangan. Semua orang tentu ingin sehat, tetapi program ini membuat kami lebih siap ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan. Harapannya program ini terus berjalan dan berkelanjutan,” tutup Sunawan. [nm]






