Magetan (beritajatim.com) — Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Akibat dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 91S pada Sabtu (24/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 18 pohon tumbang dan tiga rumah roboh di sejumlah wilayah.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bibit siklon 91S memicu peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 50 knots.
“Memang berdasarkan rilis dari BMKG ada dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 91S. Ini berpengaruh terhadap cuaca di Magetan berupa hujan dan angin kencang, dengan kecepatan maksimum bisa mencapai 50 knots,” ujar Eka.
Menurutnya, angin kencang mulai dirasakan sejak Senin malam dan mencapai puncaknya pada Selasa pagi. BMKG memprediksi kondisi tersebut masih berpotensi berlangsung dalam dua hingga tiga hari ke depan, meski intensitasnya diperkirakan berangsur mereda dalam 72 jam.
“Di Magetan angin kencang berlangsung sejak kemarin malam dan paling terasa pagi tadi. Kemungkinan dua hari ke depan masih ada angin kencang,” jelasnya.
Akses Jalan Terganggu, Dua Warga Luka Ringan
BPBD Magetan mencatat, pohon tumbang sempat memutus akses lalu lintas jalur provinsi Sarangan–Tawangmangu, namun kini sudah berhasil ditangani dan dapat dilalui kembali.
Selain itu, terdapat tujuh rumah tertimpa pohon, serta dua warga mengalami luka ringan akibat tertimpa dahan di Jalan Samodra. Keduanya, seorang ibu dan anak, telah mendapatkan penanganan medis.
“Ada dua korban tertimpa pohon, mengalami luka ringan dan syok ringan. Alhamdulillah sudah ditangani,” kata Eka.
Sementara itu, satu bangunan toko atau swalayan di Kecamatan Panekan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan saat ini masih dalam proses evakuasi serta pembersihan material.
Imbauan BPBD: Warga Diminta Tunda Perjalanan
BPBD Magetan mengimbau masyarakat untuk menunda aktivitas perjalanan selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Kami menghimbau masyarakat Magetan, kondisi saat ini sangat riskan dan berbahaya untuk aktivitas perjalanan. Sebaiknya menunda hingga cuaca benar-benar aman,” tegas Eka.
Data Lokasi Pohon Tumbang
Berikut sebaran lokasi terdampak pohon tumbang di Kabupaten Magetan:
1. Jalan Raya Tawangmangu–Plaosan, Kelurahan Sarangan (2 pohon)
2. Desa Banjarmlati RT 04 RW 03, Kecamatan Magetan
3. Desa Bedagung RT 03 RW 01, Kecamatan Panekan
4. Barat Perempatan Gorang-gareng, Kecamatan Kawedanan
5. Kelurahan Tawang Anom RT 08 RW 01 (2 rumah roboh)
6. Desa Tambakrejo
7. Depan Samsat (2 titik)
8. Utara Terminal Magetan
9. Desa Banjarejo RT 10 RW 02 (2 rumah tertimpa, 1 pohon menutup jalan)
10. Mangkujayan
11. Jalan Samodra (2 korban luka ringan)
12. Pasar Sayur
13. Depan Dinas Kesehatan
14. Barat POM Jati (dahan patah)
15. Jalan Kelud RT 06
Secara keseluruhan, 18 pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa bangunan, serta tiga rumah roboh akibat angin kencang.
BPBD Magetan bersama tim gabungan masih terus melakukan pembersihan, evakuasi, dan asesmen kerusakan di lokasi terdampak. [fiq/ted]






