Bojonegoro (beritajatim.com) – Bencana angin kencang disertai hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan satu rumah warga di Kabupaten Bojonegoro roboh rata dengan tanah.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sumurpandan RT 03 RW 05, Desa Sumberjokidul, Kecamatan Sukosewu, pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan rumah yang terdampak merupakan milik Supatmin (75), warga setempat. Bangunan rumah yang terbuat dari dinding kayu tidak mampu menahan terpaan angin kencang sehingga mengalami kerusakan total.
“Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan satu rumah warga roboh rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Heru Wicaksi, Kamis (25/12/2025).
Laporan kejadian diterima BPBD Bojonegoro pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, Polsek setempat, dan Satpol PP.
Berdasarkan hasil pendataan, rumah yang roboh memiliki dimensi sekitar 5 meter x 8 meter dengan estimasi kerugian mencapai ± Rp30 juta. Status tanah rumah tersebut tercatat sebagai Sertifikat Hak Milik (SHM).
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Bojonegoro telah menyalurkan bantuan darurat berupa dua paket sembako dan satu lembar terpal kepada korban. Selain itu, BPBD juga menyarankan pemerintah desa setempat untuk mengajukan proposal bantuan kepada Bupati Bojonegoro dengan tembusan BPBD.
“Saat ini kondisi rumah sudah tidak bisa ditempati. Pemilik rumah sementara tinggal di rumah anaknya,” jelas Heru.
BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat disertai angin kencang, mengingat kondisi cuaca di wilayah Bojonegoro masih berpotensi berubah-ubah. Masyarakat diminta segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat atau bencana di lingkungan sekitar. [lus/ted]






