Surabaya (beritajatim.com) – Setan Merah akhirnya mendapat pelatih baru yaitu Erik ten Hag, pria yang dulunya menjabat sebagai manajer Ajax itu akhirnya menyetujui pinangan Manchester United. Kabar ini sekaligus meruntuhkan banyak rumor terkait nahkoda anyar Man United.
Kedatangan Ten Hag bakal menggeser posisi yang saat ini dijabat oleh Ralf Rangnick. Rangnick sendiri tak akan pergi dari Manchester United sebab akan dipercayakan tugas lain. Berikut ini beberapa alasan mengapa Ten Hag akan menukangi skuad Setan Merah.
Formasi Sama
Saat Man. United masih dilatih Ole, mereka sering menggunakan formasi 4-2-3-1. Formasi itu pun tetap digunakan ketika era Rangnick. Meski terkadang memakai formasi 4-3-3.
Begitu pun dengan Erik Ten Hag di Ajax yang sering menerapkan formasi 4-2-3-1 dan sesekali menggunakan 4-3-3. Kesamaan formasi ini akan membuat para pemain Man. United tampaknya tidak akan kesulitan beradaptasi. Selain itu, juga memungkinkan hanya sedikit perombakan pemain meskipun diprediksi bakal ada yang pergi.
Filosofi Menyerang
Mengusung formasi 4-2-3-1 sebagai pertanda jika Ten Hag suka bermain menyerang. Buktinya Ajax mampu mampu mencetak lebih dari 125 gol musim ini. Filosofi menyerang memang ciri khas Man. United meskipun era Mourinho sempat bermain bertahan.
Musim ini sendiri eks klub dari Ten Hag, Ajax acap kali menang 5-0 dan 2 kali menang 9-0. Ini menjadi bukti kecocokan filosofi yang dibawakan Ten Hag dan ciri khas dari Setan Merah.
Kebijakan Transfer
Hal utama Ten Hag menerima tawaran Man. United yaitu adanya keterlibatannya dalam kebijakan transfer pemain. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada kekeliruan membeli pemain dan memang sesuai kebutuhan klub.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
Tentu saja kebijakan transfer ini bakal melibatkan Rangnick yang nantinya menjadi konsultan klub soal saran pemain yang memang dibutuhkan bagi skuad Man United.
Kabarnya pun Ten Hag sudah ada membidik beberapa pemain yang akan dibawa, termasuk membawa beberapa pemain dari Ajax Amsterdam untuk diboyong ke Man. United.
Setidaknya beberapa alasan itulah yang membuat Ten Hag kepincut untuk bergabung dengan Manchester United. Akankah Erik Ten Hag mampu menjadi suksesor dari era Sir Alex Ferguson? (dan/ian)






