Surabaya (beritajatim.com) – Program Studi (Prodi) S1 Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meraih akreditasi unggul usai dinyatakan memenuhi persyaratan dan asesmen dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Hasil peningkatan akreditasi Prodi Akuntansi Unusa menjadi Unggul ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan LAMEMBA No. 440/DE/A.5/AR.10/V/2023. Capaian ini membuat S1 Akuntansi Unusa masuk kelompok Prodi Akuntansi terbaik di Indonesia.
Wakil Rektor 1 Unusa Prof Kacung Marijan mengungkapkan, akreditasi unggul adalah peringkat tertinggi bagi perguruan tinggi maupun program studi. Akreditasi oleh LAMEMBA sendiri memakai sejumlah instrumen, salah satunya terkait aspek daya saing internasional untuk bisa memperoleh peringkat unggul.
BACA JUGA:
Unusa dan IOM PBB Bantu Warga Migran
“Diraihnya akreditasi unggul oleh program studi Akuntansi, berarti telah melampaui standar nasional pendidikan tinggi, serta mutu akademik maupun non-akademik telah terjamin dengan baik. Prodi Akuntansi Unusa telah melampaui standar-standar itu dan telah memiliki daya saing internasional,” ungkapnya, Selasa (23/5/2023).
Kacung menyebut, capaian ini merupakan hasil kerja keras dari Akuntansi Unusa untuk tidak henti-hentinya meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian dan sarana dan prasarana.
Terlebih, kerja keras itu terkait kinerja dan rekognisi tridharma para dosen, prestasi para mahasiswa, dukungan para alumni, serta jalinan kerjasama dengan mitra industri, asosiasi, pemerintah, dan sesama perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA:
Mahasiswi Unusa Surabaya Lolos Program Beasiswa ke Hungaria
“Capaian ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi Prodi Akuntansi Unusa khususnya, dan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Teknologi Digital Unusa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang bersinergi dengan lembaga lain, seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), guna mengembangkan profesi Akuntan Indonesia. Dengan demikian, para lulusan bisa diterima di pasar kerja dan mengembangkan semangat kewirausahaan,” tandasnya. [ipl/suf]






