Surabaya (beritajatim.com) – Azrul Ananda telah menyatakan mundur dari posisinya sebagai CEO Persebaya. Keputusan diambil pasca kekalahan Persebaya di laga home melawan Rans Nusantara FC. Kekalahan ini berbuntut pada kericuhan suporter di beberapa titik, yakni Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan kantor manajemen Persebaya.
Sontak keputusan yang berat ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat, termasuk sang pelatih kepala Aji Santoso. Aji secara terus terang menyesalkan keputusan Azrul Ananda.
Meskipun dikatakan Aji, bukan kapasitasnya berbicara hal ini, sebagai bagian keluarga besar Persebaya, rasanya sulit menerima kenyataan itu. Bukan tanpa alasan, menurut Aji, Azrul adalah sosok yang cukup apik dalam memimpin sebuah tim. Kujan hanya orang yang gila bola namun anak dari Dahlan Iskan ini juga mengerti mengelola manajemen.
“Kalalu saya sebenarnya bukan kapasitas saya. Namun sebagai keluarga besar mencari sosok kayak Azrul sulit. Beliau orang gila bola, mengerti manajemen dengan sangat baik, dan selama ini membawa Persebaya dari liga 2 sampai saat ini luar biasa. Meski kita tahu dalam perjalananya ada prestasi naik turun, menurut saya wajar,” ungkap Aji Santoso, Selasa (20/9/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Itulah sebabnya, Aji Santoso berharap Azrul Ananda tetap di Persebaya.
“Yang jelas mencari sosok ini tidak mudah. Semoga ke depan ini kita ada berita baik tentang semuanya sebagai pelatih tentu sangat sulit mencari sosok seperti ini. Saya berharap beliau tetap bisa disini, komitmen punya pendirian bagus, saya tidak meragukan, tidak khawatir, pasti dijalani,” tutup Aji. [way/but]






