Jakarta (beritajatim.com) – Garuda Futsal League (GFL) Seri 1 sukses melahirkan talenta baru. Salah satunya Ahmad Arifianto, siswa SMAN 1 Menganti, yang mencatatkan diri sebagai top skor turnamen.
Namun, pencapaian Ari tidak berhenti di sit. Sebagai pemenang top skor, ia mendapatkan kesempatan mengikuti trial di Bintang Timur Surabaya (BTS), salah satu klub futsal terbesar di Indonesia.
Ari merasa sangat termotivasi menjalani trial pertama di BTS. “Selama di BTS, saya banyak belajar dari para senior yang sangat terbuka dan selalu siap membantu,” ujar Ari dengan antusias.
Selama mengikuti trial, Ari harus melewati latihan intensif yang menguji fisik dan taktik permainan. “Latihan fisik di BTS sangat menantang. Ada dua sesi setiap hari: gym dan taktik permainan. Awalnya saya merasa fisik saya terkuras, tapi sekarang saya mulai menikmatinya,” jelasnya.
Dukungan dari sekolah dan BTS sangat membantu Ari dalam menjalani proses ini. “Sekolah saya memberi izin untuk mengikuti trial, dan saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini,” kata Ari, yang kini semakin bersemangat untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuannya.
Jika mendapat kesempatan bergabung dengan BTS, Ari tak akan ragu. “Saya ingin fokus dulu pada latihan dan meningkatkan kemampuan saya, namun jika ada kesempatan bergabung, saya pasti akan mengambilnya,” tuturnya.
Kesempatan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara Garuda Futsal League (GFL) dan Bintang Timur Surabaya (BTS) yang bertujuan mencetak pemain futsal muda berbakat. GFL, yang sukses menyelenggarakan Seri 1, berkomitmen memberikan peluang kepada pemain pelajar terbaik untuk berlatih di level profesional.
BTS, yang telah meraih tiga kali juara nasional dan trofi AFF Cup 2022, menjadi tempat ideal bagi atlet muda seperti Ari untuk mengasah kemampuan mereka.
“Kami sangat antusias dengan potensi pemain-pemain GFL. Semoga program ini bisa terus berlanjut, dan para pemain muda ini suatu saat bisa mewakili Indonesia di tim nasional futsal,” kata Reka Cahya, Asisten Pelatih BTS.(faw/kun)






