Malang (beritajatim.com) – Imbas dari kecelakaan truk tangki gandeng pengangkut cairan tetes tebu di Flyover Kota Lama, Senin (4/8/2025), jalur provinsi yang menghubungkan Kota Malang menuju Kabupaten Malang macet.
Kemacetan terjadi mulai dari Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Kolonel Sugiono dan Jalan Gadang atau sekira lebih dari 2 kilometer. Personel polisi tampak mengatur arus lalu lintas bersama personel Dinas Perhubungan Kota Malang.
Sedangkan relawan dan Petugas Pemadam Kebakaran melakukan pembersihan jalur dengan menyemprot cairan tetes tebu yang tumpah di jalan raya. Upaya kerja keras terus dilakukan agar jalur jembatan layang dapat kembali dilalui.
“Proses evakuasi ini masih menunggu crane. Karena memang muatannya yang besar muatan angkutnya besar jadi kita masih menunggu alat berat. Untuk crane-nya sudah kita kawal dari Patwal Satlantas Polresta Malang Kota untuk segera mengevakuasi,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitransyah.
Truk tangi pengangkut cairan tetes tebu ini berangkat dari pabrik gula Kebon Agung dengan tujuan ke Lawang, Kabupaten Malang. Truk melaju dari arah selatan menuju ke utara. Untuk mengurai kemacetan sejumlah personel disiagakan disepanjang jalur untuk memperlancar arus lalu lintas. “Kami menempatkan personel polisi untuk mengurai kemacetan,” ujar Agung.
Sebelumnya, sebuah truk gandeng pengangkut cairan tetes tebu terguling di Flyover Kota Lama, Kota Malang pada Senin, (4/8/2025) sekira pukul 16.45 WIB. Truk benomor polisi N 8333 UF ini terguling usai rangkaian truk gandeng putus dan terguling di atas jembatan layang.
“Jadi saat melaju truk gandengan yang memuat tetes tebu saat naik putus gandengannya hingga akhirnya mundur ke belakang kemudian menghantamlah batas jembatan flyover. Yang di mana pada saat itu masih bermuatan cairan tetes tebu hampir 90 persen masih ada cairan di tangki ini,” kata Agung.
Agung menjelaskan, usai menabrak pembatas flyover. Truk terguling menabrak tiga kendaraan roda dua atau sepeda motor. Dimana ada 4 orang yang menjadi korban kecelakaan. 1 orang mengalami luka berat dan 3 orang mengalami luka ringan.
“Jadi kendaraan R2 ini posisinya berlawanan namun tertubruk gandengan truk yang terputus usai menghantam pembatas jembatan,” ujar Agung. [luc/suf]






