Surabaya (beritajatim.com) – Duet Gubernur Jatim Soekarwo dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) terbukti berhasil membangun Jatim selama hampir 10 tahun ini.
Untuk mengenang keberhasilan itu, Pemprov Jatim meresmikan Monumen Titik Nol Surabaya dan Parasamya Purnakarya Nugraha pada Jumat (28/12/2018) malam.
Monumen itu letaknya di sebelah depan pojok kanan kompleks Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya. Pembangunan monumen ini menjadi kenang-kenangan duet Pakde Karwo-Gus Ipul sebelum mengakhiri jabatannya pada 12 Februari 2019 nanti.
Monumen tersebut menjadi simbol pencapaian Pemprov Jatim yang dinilai telah menghasilkan karya tertinggi dalam menyelenggarakan pembangunan lima tahun.
Monumen dibuat oleh seniman Nyoman Nuarta. Nyoman adalah pematung Indonesia dan salah seorang pelopor Gerakan Seni Rupa Baru. Dia paling dikenal lewat mahakaryanya seperti patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Monumen Jalesveva Jayamahe di Surabaya serta Monumen Proklamasi Indonesia.
Monumen Parasamya Purnakarya Nugraha dan Titik Nol Surabaya ini memuat beberapa simbol mewakili kesenian beberapa daerah di Jatim. Di antaranya patung penari Gandrung, penari Remo dan Karapan Sapi.
Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, pembuatan patung ini adalah perwujudan pesan Mendagri RI Tjahjo Kumolo di Surabaya beberapa waktu lalu.
Mendagri ketika itu menyampaikan agar Jawa Timur memiliki sesuatu yang dapat menjadi monumen atas prestasi yang telah diraih selama ini.
\\\”Simbol-simbol yang ada di patung ini memuat banyak pesan. Salah satunya, supaya masyarakat Jatim bisa berlari cepat seperti karapan sapi. Berlari cepat dalam pembangunan Jawa Timur di era disrupsi yang serba digital ini,\\\” tegasnya.
Nyoman Nuarta membuat patung berbahan logam ini hanya dalam waktu 2,5 bulan. Dia membuatnya di Bandung, begitu selesai patung ini dibawa ke Surabaya.
\\\”Tantangannya ya waktu yang singkat itu, dan bagaimana menyatukan berbagai simbol di dalam satu kesatuan agar harmonis. Seperti ciri karya saya lainnya, patung ini saya beri sentuhan dinamis supaya lebih hidup,\\\” kata Nyoman.
Perlu diketahui, seremonial peresmian patung ini juga diramaikan dengan pertunjukan video mapping di gedung Kantor Gubernur Jatim. [tok/suf]





