Surabaya (beritajatim.com) – Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang pantang disepelekan. Penyakit yang hanya dialami oleh wanita ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala, termasuk pada fase stadium awal.
Kanker serviks stadium awal sendiri merupakan kanker yang terjadi pada leher rahim atau serviks. Dengan ukuran kanker umumnya bisa kurang dari tiga milimeter. Adapun pada fase awal ini, pertumbuhan sel kanker masih relatif kecil. Meskipun begitu, kanker ini dapat menyebar ke jaringan serta organ lainnya.
Pada dasarnya, penderita kanker serviks stadium awal akan mengalami beberapa gejala, di antaranya;
1. Terjadinya pendarahan di luar jadwal haid atau setelah menopause.
2. Ketika sedang haid, merasa sakit yang luar biasa dan lebih lama dari biasanya.
3. Terjadi keputihan tetapi dengan tekstur kental, berbau tak sedap, dan timbul flek.
Baca Juga: Begini Masa Kecil Warga Surabaya yang Ditangkap Densus 88
4. Vagina merasa sakit saat berhubungan seks.
5. Vagina berdarah ketika dilakukan pemeriksaan panggul.
6. Rasa nyeri ketika buang air kecil.
7. Kaki alami pembengkakan.
8. Lebih sering buang air kecil, bahkan hingga berkali-kali.
9. Sakit punggung pada bagia bawahatau dekat panggul.
Apabila seseorang alami tanda-tanda seperti ini, maka sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter. Karena banyak orang yang terlambat menyadari bahwa dirinya sedang menderita kanker serviks. Mereka pun cenderung abai, bahkan tampak beraktivitas seperti biasa tanpa melakukan pencegahan maupun penanganan tertentu.
Secara medis disebutkan bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kanker serviks stadium awal, seperti halnya dengan operasi pengangkatan kanker, radioterapi, kemoterapi, hingga terapi kombinasi.
Baca Juga: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 9 Motor dan 1 Pemuda
Sedangkan untuk perawatannya, biasanya disesuaikan dengan jenis kanker dan kondisi kesehatan penderita secara keseluruhan. Sehingga untuk diagnosa serta cara penanganannya, tentu harus melalui pemeriksaan detail oleh dokter ahli. Dengan begitu dapat diketahui sejauh mana kanker serviks terjadi serta untuk memudahkan dalam mengatasi penyakitnya. (fyi/ian)






