Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto mulai melaksanakan realisasi pembangunan gedung sentra Industri Kecil Menengah (IKM) batik. Anggaran senilai Rp15,8 miliar tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menjelaskan progres pembangunan infrastruktur gedung sentra IKM batik yang berlokasi di Jalan Kedungsari samping Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari tersebut masih dalam tahap lelang pengumuman pasca kualifikasi
di PBJ (Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).
“Alokasi anggaran pembangunan gedung sentra IKM batik dari DAK fisik Kemenperin ini sudah masuk lelang. Anggaran senilai Rp15 miliar untuk fisik. Konsep pembangunannya yakni menyediakan fasilitas untuk perajin batik di Kota Mojokerto,” ungkapnya, Selasa (30/5/2023).
Ani menyebut, selama ini mayoritas para perajin batik di Kota Mojokerto terkendala proses produksi terutama IPAL (Instalasi pengolahan air limbah). Karena selama ini perajin batik di Kota Mojokerto kesulitan mengembangkan produksi dan kreasinya pewarnaan lantaran kendala IPAL tersebut.
BACA JUGA:
Kakak-beradik Mojokerto Ini Tak Menyangka Bisa Naik Haji
Budha Tidur Maha Wihara Majapahit Mojokerto Dicuci Air Bunga
“Dari 20 perajin batik di wilayah Kota Mojokerto itu kan kendalanya tidak punya IPAL, hanya satu yang punya. Sehingga mereka terbatas dalam penggunaan teknik pewarnaan hanya dua warna yang bisa tanpa IPAL. Nantinya gedung sentra IKM batik ini menjadi pusat semua perajin untuk proses produksi batik di Kota Mojokerto,” katanya.
Selain itu, lanjut Ani, gedung sentra IKM batik tersebut juga memiliki tempat mengolah IPAL dari produksi batik. Ditargetkan realisasi pengerjaan gedung sentra IKM batik dengan pagu Rp15.885.112.210 bakal dimulai awal Juli dan rampung selama 180 hari dan tahun 2024 bisa dimanfaatkan oleh perajin batik di Kota Mojokerto.
“Jadi di situ semuanya untuk penampung para perajin batik di Kota Mojokerto, yakni untuk melakukan produksi bersama-sama. Nanti di sana IPAL-nya besar sehingga mereka bisa leluasa pengembangan teknik pewarnaan dan juga menerima order dalam jumlah besar,” tegasnya. [tin/but]
![Pembangunan Gedung Sentra IKM Batik di Kota Mojokerto Masuk Lelang Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya. [Foto : dok]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/1-111.jpg)





