Ponorogo (beritajatim.com) – Penyelidikan terhadap kasus pembunuhan perempuan paruh baya yang berinisial SW terus dilakukan. Bahkan beberapa hari lalu, Satreskrim Polres Ponorogo mendatangkan unit anjing pelacak K9 dari Polda Jawa Timur (Jatim).
Unit K9 itu menyisir hingga radius 2 kilometer dari titik ditemukannya korban, di area pembakaran sampah, timur lapangan Kodim 0802 Ponorogo, masuk Kelurahan Tonatan. “Untuk mencari petunjuk, kita terjunkan unit anjing pelacak K9,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia, ditulis Rabu (19/4/2023).
Namun, penyisiran unit K9 seluas radius 2 kilometer itu, kata Niko nihil temuan. Pihaknya pun juga belum menemukan senjata tajam (sajam) yang digunakan pelaku untuk menganiaya perempuan yang berasal dari Desa Jurug Kecamatan Sooko Ponorogo tersebut.
BACA JUGA:
Pembunuhan Perempuan Paruh Baya Ponorogo, Direncanakan?
Identitas pelaku penganiayaan yang berujung kematian korban pun sudah dikantongi oleh polisi. Dimana pelaku yang berinisial P itu, tidak lain adalah teman dekat korban. “Terduga pelaku ini tukang bakso keliling, teman dekat korban,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk itu.
Terduga pelaku berinisial P, yang masih dalam pengejaran oleh tim resmob ini, berumur 57 tahun. Tingginya sekitar 160 centimeter. Niko menyebutkan bahwa pelaku tidak mempunyai ciri-ciri khusus. “Untuk motif mengarah ke asmara, diduga korban tidak mau diajak untuk menikah,” kata Niko.
BACA JUGA:
Polisi Buru Pelaku Pembunuh Perempuan Setengah Baya Ponorogo
Diketahui sebelumnya, warga Kelurahan Tonatan pada hari Minggu (16/04) dini hari lalu digegerkan dengan adanya perempuan paruh baya yang bersimbah darah di lahan bekas pembakaran sampah, timur lapangan Kodim 0802 Ponorogo.
Waktu itu, korban masih dalam kondisi masih hidup. Korban juga sempat menelpon anak laki-lakinya untuk meminta bantuan. Naas, sesaat berada di rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia. Satreskrim Polres Ponorogo pun juga mendatangkan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk melakukan otopsi terhadap jenazah korban. [end/suf]






