Malang (beritajatim.com) – Damia Safira Ghassani mencatatkan prestasi yang membanggakan. Dia menjadi peserta termuda lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Damia lolos SNBP di UB pada usia 16 tahun. Ia pun dinobatkan sebagai peserta termuda di jalur SNBP tahun akademik 2023/2024. Damia diketahui menjadikan Jurusan Teknik Industri sebagai pilihan pertama.
“Kualitas UB dan Teknik Industri UB sudah terakreditasi unggul serta terbukti berkualitas, pun lokasi kampus yang strategis di kota Malang,” kata Damia, Kamis (13/4/2023).
Damia mengungkapkan cara dia dapat masuk bangku kuliah ketika usianya masih begitu muda. Saat di bangku SMP dan SMA, dirinya ikut program akselerasi.
Baca Juga:
Siswa Asal Jatim Terbanyak Diterima di Jalur SNBP 2023
“Jadi bisa lulus SMP dan SMA masing-masing ditempuh selama 2 tahun, dan selama 2 tahun itu saya fokus nilai-nilai untuk bisa masuk di PTN impian,” ujar perempuan asal Sidoarjo itu.
Damia memandang kelulusannya di SNBP UB dapat memberinya dampak positif untuk adik kelasnya. Hal itu membuka kesempatan dan tidak perlu lagi khawatir pada pendidikan selanjutnya setelah lulus dari SMA.
Dia pun berpesan pada sesama peserta seleksi nasional maupun seleksi mandiri agar tidak mudah menyerah. Ia berpesan agar percaya pada rencana Tuhan dan tidak lupa berdoa.
Baca Juga:
Selamat! 80 Siswa MAN 2 Kota Malang Lulus Jalur SNBP 2023
“Tetap percaya bahwa rencana Tuhan merupakan yang terbaik untuk kita dengan diiringi usaha dan doa, sehingga ketidaklolosan kalian di SNBP maupun di penyeleksian perguruan tinggi lain bukan menjadi akhir dari segalanya,” tandasnya.
Sebagai informasi pada tahun 2023, Universitas Brawijaya menerima sebanyak 5.380 calon mahasiswa lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Lima ribu lebih calon mahasiswa itu diseleksi dari total 26.487 pendaftar. Jumlah tersebut menjadikan UB sebagai perguruan tinggi dengan pendaftar dan penerima peserta terbanyak pertama di Indonesia. [dan/beq]






