Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 150 siswa penyandang disabilitas unjuk gigi mementaskan sebuah drama musikal dalam rangka memperingati Hari Autism Internasional.
Kegiatan ini sebagai upaya memupuk kepercayaan diri siswa disabilitas sekaligus memberikan edukasi masyarakat bahwa mereka juga bisa mandiri dan percaya diri dengan bakat yang dimiliki.
“Kita perlu memberi apresiasi untuk menghargai mereka agar mereka khususnya dan orang tua juga bangga memiliki mereka,” ujar Ketua DPD Autism Awareness Indonesia (AAI) Jatim Vivin Komalia ditulis Jumat (7/4/2023).
Tak hanya drama musikal, para siswa juga menyuguhkan tari, pantomim, dan fashion show. “Mereka berlatih sebelumnya untuk tampil di panggung yang ditonton masyarakat luas. Ini untuk melatih kepercayaan diri sehingga tumbuh rasa mandiri,” jelas Vivin.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jatim Sukardi menyebut bahwa melalui 7 UPT yang dimiliki Dinsos Jatim, pihaknya memberikan pelatihan keterampilan sesuai dengan keterbatasan yang dimiliki.
https://beritajatim.com/peristiwa/besok-jalur-bojonegoro-cepu-ditutup-sementara/
“Kita ada tujuh UPT yang menangani ada tuna daksa, tuna grahita, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara dan mental. Banyak kegiatan yang diberikan komunitas kami sesuai dengan kebutuhan dan keterampilan yang dibutuhkan mereka,” katanya.
Sedangkan Siti Hanifah, salah satu orang tua siswa mengaku terharu atas kesempatan yang diberikan kepada putranya dan anak disabilitas lainnya. Di situ, Raditya Maulana Misbah, putranya, berkesempatan untuk menyanyi.
Hanifah juga mengaku senang dan antusias atas digelarnya kegiatan oleh AAI Jatim tersebut. “Dengan adanya kegiatan ini saya ingin menunjukkan ke dunia bahwa anak disabilitas bisa menunjukkan bakat. Bisa lebih percaya diri,” terangnya. [ipl/but]






