Magetan (beritajatim.com) – Meski satu truk pelangsir Solar di Magetan sudah diamankan Polres Magetan, namun praktik tersebut kembali terjadi. Kali ini, mereka semakin ‘ngelamak’, karena langsung mengantrikan 4 armada truk di satu SPBU yakni SPBU Maospati utara Terminal Maospati, Magetan pada Kamis (6/4/2023) pukul 15.52 WIB.
Salah satu pengemudi mobil pribadi berinisial Y mengaku makin resah dengan kelakuan truk yang diduga melangsir Solar itu. Lantaran, tak tanggung-tanggung mereka langsung mengantrikan 4 truk sekaligus di SPBU yang sama.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/mahasiswa-hi-ub-torehkan-prestasi-di-ntu-singapura/
Pun, tak hanya di sebanyak 9 SPBU di Magetan saja tapi termasuk di SPBU Barat yang terletak di Kelurahan Mangge, Barat, Magetan. SPBU Barat jadi lokasi tempat truk yang diduga melangsir solar itu.
Y mengaku sempat geram karena dia hendak membeli Pertalite yang mencapai Rp200 ribu namun ditolak. Kemudian, dia protes saat truk yang diduga melangsir solar itu juga kebetulan sedang mengisi. Namun, tak ada batasan khusus. “Saat saya protes begitu ke petugas, sopir truk yang diduga melangsir solar itu bilang katanya sudah ada surat khusus dari Dinas Pertanian Magetan,” katanya.
Namun, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Uswatul Chasanah mengaku belum pernah mengeluarkan surat semacam itu. Pihaknya masih melakukan pendataan para petani yang masih menggunakan mesin diesel untuk mengairi sawah. “Untuk tahun sebelumnya, yang mengeluarkan itu Bagian Perekonomian Setdakab. Kami baru tahun ini dan masih pendataan,” kata Uswatul. (fiq/kun)






