Magetan (beritajatim.com) – Pembangunan exit tol Magetan masih belum jelas. Salah satu proyek sesuai Perpres 80/2019 itu belum bisa dibangun hingga akhir 2024 ini.
Berbagai upaya telah ditempuh Bupati Suprawoto dan jajarannya namun belum bisa mewujudkan pembangunan exit tol di wilayah Magetan dalam waktu dekat.
”Saya sudah ketemu Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso beserta deputinya, lewat rekan-rekan akademisi di UGM juga sudah,” kata mantan Sekjen Kominfo itu, Rabu (11/5/2022).
Kang Woto, sapaan lekat Bupati Suprawoto menyebut kalau tak hanya dari jalur eksekutif saja, tapi dia meminta rekan-rekan di legislatif sebagai bagian dari pemerintah daerah untuk turut mengupayakan. Tapi sayangnya belum bisa mewujudkannya.
”Kami sudah komunikasi dengan Mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono, Red). Ke fraksi-fraksi lain di DPR RI juga sudah. Tidak kurang kami mengusahakan. Tapi, karena ada prioritas-prioritas tertentu, terpaksa hingga tahun 2024 belum bisa dibangun,” kata Kang Woto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-magetan”]
Selain itu dia menambahkan bahwa seluruh pelaksanaan Perpres 80/2019 di Jawa Timur hampir semuanya belum dilaksanakan. Selain faktor adanya pandemi Covid-19, ada faktor-faktor lain.
Lebih lanjut, dirinya meminta wartawan untuk meminta keterangan lengkap dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Elmy Kurniarto Widodo. Kang Woto menyebut Elmi-lah yang sempat ikut dalam pembahasan mendalam terkait pelaksanaan Perpres 80/2019 di Pemprov Jatim beberapa waktu lalu.

Terpisah, Elmi menyebut kalau usahanya sudah maksimal. Bahkan sempat melakukan studi kelayakan untuk meyakinkan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) agar segera memprioritaskan exit tol di Magetan.
Namun, sayangnya masih belum bisa diwujudkan hingga akhir 2024 lantaran proyek exit tol belum masuk prioritas dari BPJT.
”Kami masih terus berupaya. Mei ini kami bakal jadwalkan untuk rapat koordinasi dengan BPJT. Masih kami maksimalkan untuk mengusahakan agar exit tol ini terwujud,” katanya. (fiq/ted)






