Mojokerto (beritajatim.com) – Kawasan Trawas di Kabupaten Mojokerto tak pernah mati menawarkan wisata dan kulinernya. Wisata kuliner yang baru diresmikan adalah Wisata Petung Park yang merupakan sebuah obyek wisata terbaru berupa wisata kuliner dengan sajian tempat resto yang unik dan menarik.
Dengan view persawahan dan pemandangan Gunung Welirang, Wisata Petung Park ini berada di Dusun Jibru, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto hadir. Tak hanya menikmati pemandangan alam yang membentang, wisata kuliner ini juga cukup unik.
Ini lantaran wisata kuliner di atas Tanah Kas Desa (TKD) Belik ini, menyuguhkan wisata kuliner sembari kecek. Iya, para pengunjung bisa menikmati kuliner di bawah gazebo yang disediakan dengan kaki berada di aliran sungai mata air Bebekan yang ada di sisi selatan atau dalam bahasa Jawa disebut ‘Kecek’.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata”]
Sumber mata airnya sendiri berasal dari mata air pegunungan yang mana aliran airnya ini dialirkan ke area persawahan milik warga. Ini merupakan daya tarik utama dari wisata kuliner yang dikembangkan BUMDes Belik yakni sensasi kuliner unik makan sambil keceh air.
Dengan bangunan khas terbuat dari bambu petung, pengelola menyediakan 30 gazebo berukuran kecil dan delapan gazebo besar yang ditata rapi. Begitu juga pada bangunan utama yang terbuat dari bambu, yang memberikan kesan tradisional pedesaan.
Untuk menu di Petung Park ini menyajikan menu tradisional sebagai hidangan utamanya Bebek Ngos Petung. Harganya juga terjangkau dan rasanya enak, cocok dijadikan tempat kulineran sambil liburan dekat dengan alam yang masih asri bersama keluarga dan teman.
Menu yang ditawarkan juga cukup beragam, mulai dari sambelan hingga nasi goreng dengan harga mulai Rp 10 ribu hingga Rp60 ribu. Wisata Petung Park buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Dengan parkir cukup luas, Wisata Petung Park cukup asri di bawah rimbunnya tanaman bambu petung.
Manager Wisata Petung Park, Kartono mengatakan, jika Wisata Petung Park baru dilaunching tiga bulan lalu dan diresmikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada, Minggu (5/3/2023) lalu. Dari segi bangunan di Wisata Petung Park terbuat dari tanaman bambu.
“Yang ditawarkan adalah area kecek yang diminati sama pengunjung, jadi pengunjung makan dibawahnya mengalir air dari sumber mata air Bebekan. Pengunjung makan juga bisa menikmati pemandangan, Gunung Welirang, area persawahan,” ungkapnya, Kamis (16/3/2023).
Pengunjung di Wisata Petung Park ramai di saat weekend yang berasal dari luar Mojokerto, seperti Sidoarjo, Gresik dan Surabaya. Sebelumnya, lanjut Kartono, lokasi Wisata Petung Park merupakan tanah TKD dan di sekitar banyak tumbuh tanaman bambu petung.
“Luasnya 5 hektar, ini merupakan tanah TKD Belik. Sebelumnya ditanami tanaman padi, aliran sungai ini sudah ada tapi tidak lebar kemudian dilebarkan. Musim hujan maupun kemarau, aliran sungai ketinggiannya hanya semata kaki, tidak bisa lebih dari itu,” jelasnya.
Salah satu pengunjung, Fatimatul Hidayati mengaku baru berkunjung ke Wisata Petung Park. “Rekom dari teman sih. Sejauh ini, sesuai dengan lidah kami. Alhamdulillah iya, rekomen. Suasananya natural, alami, kayaknya sesuai. Tempatnya di Trawas, dingin, kayak jaman masih kecil dulu,” ujarnya.
Sensasi ‘kecek’, lanjut pengunjung asal Sidoarjo ini, mengingatkan saat masa anak-anak dulu. Bermain di area persawahan dengan bermain air. Tujuannya datang ke Wisata Petung Park adalah untuk merefresh otak dan hati, menurutnya hal tersebut sesuai dengan harapannya.
Pengunjung lainnya, Kustoro mengatakan, pemandangannya bagus karena bisa melihat secara langsung Gunung Penanggungan. “Alamnya langsung ke lahan persawahan yang sangat hijau, makan sambil kecek juga. Saya ambil menu andalan Bebek Ngos, bebeknya sangat empuk sekali. Menu enak, tempanya juga nyaman,” tuturnya.
Sebelumnya, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meresmikan Wisata Petung Park yang berada di Dusun Jibru, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (5/3/2023) lalu. Dengan diresmikan Wisata Petung Park, Bupati berharap masyarakat turut melestarikan bambu jenis petung tersebut.
“Pohon bambu ini harus dijaga kelestariannya, bagaimana bambu petung tetap lestari di sini. Karena wisata ini kan iconnya bambu petung. Bambu jenis petung yang merupakan tanaman penyimpan air yang sangat bagus,” ungkapnya saat menghadiri agenda Sedekah Bumi Dusun Jibru. [tin/kun]
![Wisata Petung Park, Kulineran Sambil ‘Kecek’ di Sumber Mata Air Bebekan Trawas Mojokerto Pengunjung menikmati kuliner sambil kecek di Wisata Petung Park Dusun Jibru, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230316-WA0049-1024x576.jpg)








