Gresik (beritajatim.com) – Tugas aparat kepolisian tidak hanya melakukan penegakan hukum dan mengungkap kasus kejahatan. Permasalahan sosial pun dilakukan demi mengayomi serta melindungi masyarakat. Seperti dialami oleh Bripka Kusaini anggota Polri yang bertugas di Polsek Benjeng, Gresik.
Bintara Polri itu rela kehujanan basah kuyub memperbaiki jalan berlubang akibat tergerus air hujan yang turun setiap hari. “Saat itu kami sedang patroli rutin bersama anggota dan melihat ada jalan yang memang rusak. Tentu membahayakan, terlebih ini musim penghujan. Jadi kami uruk bersama warga,” ujar Kusaini, Senin (20/2/2023).
Ia menambahkan, dirinya melakukan hal tersebut sebagai bentuk dari bentuk kepedulian kepada warga supaya jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, jalan rusak dampaknya bisa membahayakan bagi pengendara roda dua. “Kerusakan jalan berlubang di Jalan Raya Kedungpring Benjeng, Kabupaten Gresik sangat parah karena tergerus air hujan akibat tergerus banjir,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-gresik”]
Aksi yang dilakukan Bripka Kusaini ini mendapat apresiasi dari Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Anggotanya yang bertugas tersebut melakukannya secara spontan. “Benar ada anggota kami sedang patroli rutin, kemudian melihat jalan rusak langsung gerak cepat membantu memperbaiki,” katanya.
Ia menyebut, menangani masalah yang ada di lingkungan warganya demi tercipta dan terjaganya kamtibmas menjadi bagian dari tugas anggota Polri. “Sebagai Polisi tugas kita tidak hanya membina warga desa ataupun membantu menyelesaikan masalah di tengah masyaraka. Tapi juga membantu masyarakat dalam hal keselamatan masyarakat,” paparnya.
Perwira menengah Polri itu menyatakan, Polri hadir di tengah masyarakat menjadikan hubungan Polri dengan masyarakat menjadi akan lebih erat. “Kalau tugas yang dilakukan demi masyarakat merasa aman, nyaman tanpa gangguan kamtibmas. Potensi gangguan apapun sebisa mungkin harus bisa dicegah,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom. [dny/suf]






