Magetan (beritajatim.com) – Salah seorang emak-emak penjaga toko di pinggir Jalan Raya Magetan Madiun via Kartoharjo, Desa Gunungan, Kartoharjo, Magetan, Jawa Timur jadi korban penodongan. Dia mengaku ditodong oleh dua pria yang masing-masing menodongkan pistol dan pisau.
Adalah Suwarni, warga setempat, dia mengaku didatangi dua pria yang awalnya minta rokok. Saat dia hendak mengambilkan, keduanya langsung menodongkan senjata. Pria yang menodongkan senjata api dengan badan jangkung langsung mengambil rokok di etalase.
Sementara, pria yang satunya menodongkan pisau sembari mengawasi keadaan sekitar. Warni tidak berkutik ketika keduanya menodongkan senjata. “Awalnya mau minta rokok, tapi setelah itu langsung menodongkan pistol, tapi ndak tau pistol beneran atau tidak ya. Kemudian, satunya menodongkan pisau,” kata Suwarni saat ditemui di lokasi kejadian.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penodongan”]
Ciri kedua pelaku yakni keduanya berperawakan kurus. Satu agak jangkung, satu memiliki tinggi rata-rata. Keduanya memakai masker, kacamata, dan topi dan jaket kulit hitam. Keduanya mengendarai motor pretelan tanpa nomor polisi. “Hanya mengambil rokok saja, itupun yang mahal-mahal. Tidak meminta uang. Setelah ambil rokok, pelaku langsung pergi ke arah barat (arah perempatan Karangmojo),” lanjut Suwarni.
Saat ini dia masih merasa trauma dan shock karena kejadian itu. Kemudian, dia segera melaporkan kejadian itu pada Polsek Kartoharjo. Dia takut kejadian serupa bakal terjadi jika dibiarkan begitu saja. Pun, saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dengan menilik closed circuit television (CCTV) di dekat lokasi kejadian yakni di kantor Desa Gunungan.
Kades Gunungan Suroto membenarkan kejadian itu. Saat ini pihaknya tengah dimintai tolong oleh pihak kepolisian untuk mengamati CCTV di kantor desa. “Saya dikabari kalau ada warga saya yang ditodong pakai senjata api dan senjata tajam. Kemudian, polisi ingin melihat rekaman CCTV di kantor desa. Ini masih diamati. Salah satu kamera CCTV ini menghadap ke arah jalan raya, kemungkinan pelaku bisa terekam,” kata Suroto.
“Pernah ada kejadian pencurian juga di pinggir jalan raya ini. Ponsel di dashboard motor diambil pencuri. Sudah lama, pencurinya sudah ketemu,” katanya. (fiq/kun)






