Surabaya (beritajatim.com) – Korban tenggelam di Sungai Jalan Ngagel saat mencari kerang kijing bernama Supri, warga Jalan Ngagel Rejo Baru ditemukan meninggal dunia oleh tim gabungan sekitar pukul 19.50 WIB. Tim gabungan terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Surabaya, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.
Arif Sunandar, Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Surabaya menjelaskan, korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tubuh terbalik dengan kaki menggantung di atas.
“Kepalanya tertancap di dalam lumpur setebal setengah meter. Jadi posisi korban terbalik,” ujar Arif saat diwawancarai Beritajatim.com di lokasi kejadian, Selasa (14/04/2023).
Petugas berhasil menemukan jenazah Supri usai melakukan pencarian selama dua jam. Dengan 6 penyelam yang disebar di Sungai Jalan Ngagel, Supri ditemukan bergeser 20 meter dari titik terakhir saksi melihat lambaian tangan korban.
Arif mengakui, petugas sempat mengalami kesulitan karena air sungai jalan Ngagel dalam kondisi keruh hingga jarak pandang nol meter. Selain itu, debit air yang tinggi dan cuaca yang dalam kondisi sedikit hujan menjadi kendala dalam melakukan pencarian ini.
“Alhamdulillah korban bisa ditemukan karena tadi penyelam kita tangannya tersangkut kaki korban. Di dalam (air) jarang pandang nol meter sehingga kita sempat berganti-ganti cara untuk mencari korban,” tegasnya.
Perlu diketahui, Supri menjadi korban tenggelam usai mencari kerang bersama tiga temannya yakni Apriyanto, Puji dan Heri di sungai Jalan Ngagel (Depan SPBU Ngagel), Selasa (14/02/2023). Ketiganya mencari kerang kijing dalam kondisi mabuk usai pesta miras di rumah Supri.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jalan-ngagel”]
Dari keterangan saksi-saksi, saat itu ketiga teman Supri sudah naik ke daratan terlebih dahulu untuk membereskan peralatan yang dibawa. Saat itu Apriyanto sempat melihat Supri dan menyuruh Supri agar naik karena cuaca mendung.
Apriyanto lantas melanjutkan kegiatannya untuk membereskan peralatan. Namun, tanpa diketahui, tiba-tiba Supri berjalan menyeberangi sungai di Jalan Ngagel dari arah barat ke timur. Saat ditengah sungai, ia tiba-tiba tenggelam. Ketiganya yang telah selesai membereskan perlengkapan lantas menoleh ke sungai dan mendapati Supri hilang. Beberapa warga yang sempat melihat Supri berenang ke arah timur lantas memberikan berteriak kepada Apriyanto jika Supri tenggelam. Ketiga teman Supri sempat mencari di sungai. Namun, arus yang deras dan debit air yang tinggi ditambah cuaca hujan membuat ketiganya memilih melapor ke Call Center 112. [ang/but]






