Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 277 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan vaksinasi booster kedua. Para abdi negara itu, melakukan vaksinasi usai melaksanakan apel pagi. Vaksinasi menggunakan jenis vaksin Pfizer itu, bertempat di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo, sasaran vaksin booster kedua untuk ASN ini sekitar 800 orang.
“Sasaran vaksin booster kedua untuk ASN ini sebenarnya 800 orang. Namun, dari rekap data ini yang melakukan vaksin 277 orang,” kata Sub koordinator surveilen dan imunisasi Dinkes Kabupaten Ponorogo, Titik Sukamti, Senin (06/02/2023).
Titik mengungkapkan vaksinasi booster kedua ini, pertama kali dilakukan untuk ASN yang berkantor di sekitar Gedung Sasana Praja. Namun, untuk ASN yang berada di Gedung Terpadu bisa melakukan langsung setiap hari di Gerai Vaksin yang berada di selatan gedung tersebut.
“Ini vaksinasi booster kedua pertama ASN yang berada di sekitar Gedung lantai 8.Untuk ASN di Gedung Terpadu bisa langsung ke Griya Vaksin yang berada di selatan gedung,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Ponorogo”]
Sementara untuk para ASN yang bertugas di kecamatan, Titik mengatakan vaksinasi booster kedua bisa dilakukan di puskesmas di wilayah kerja kecamatan masing-masing. Dia menambahkan bahwa vaksinasi booster kedua ini diperuntukkan untuk masyarakat umum sejak dua minggu lalu. Dari kurun waktu 2 minggu itu, capaian vaksinasi booster kedua di Kabupaten Ponorogo baru mencapai 2 persen, dari total sasaran sekitar 689 ribu sasaran.
“Capaian setelah 2 minggu lalu dibuka untuk masyarakat umum, baru mencapai 2 persen,” katanya.
Dinkes Kabupaten Ponorogo pun tidak khawatir akan stok vaksin yang akan digunakan vaksinasi booster ini. Sebab, saat ini stok vaksin jenis Pfizer di Kabupaten Ponorogo ada 2800 dosis. Titik menambahkan bahwa jika sewaktu-waktu stok menipis, bisa langsung mengambil lagi di Surabaya.
“Kalau tinggal sedikit, ya langsung melakukan pengambilan vaksin di Surabaya,” pungkasnya. [end/beq]






