Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 6.052 orang telah mendaftar sebagai calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro untuk pemilu 2024. Dari jumlah pendaftar tersebut ada 4.762 orang calon PPS yang gugur.
Sementara hari ini, KPU melantik 1.290 PPS yang lolos. Pelantikan digelar di GOR Dabonsia Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander. Dalam pelantikan itu juga dihadiri perwakilan KPU Jawa Timur, juga Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.
“PPS yang dilantik hari ini sebanyak 1.290 orang yang berasal dari 430 desa dan kelurahan,” ujar Komisioner KPU Bojonegoro Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) Mustofirin, Selasa (24/01/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kpu-bojonegoro”]
Calon PPS yang tidak lolos ini setelah melewati beberapa proses seleksi, mulai dari seleksi yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan seleksi wawancara. Sehingga, hasil nilai CAT yang tinggi tidak menjadi acuan bisa lolos seleksi selanjutnya.
“Proses seleksi dalam penilaian menggunakan tiga hal, pengetahuan kepemiluan, rekam jejak, dan integritas. Tiga komponen ini yang kami pakai, sehingga nilai CAT tidak satu-satunya tolak ukur,” terangnya.
Sementara, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya berpesan, petugas PPS yang baru dilantik untuk menjaga integritas, karena semua kontestan pemilu, baik pileg, pilkada, hingga pemilihan presiden, berharap menjadi kontestan yang baik.
“Petugas PPS agar mampu menjalankan pemilu berintegritas. PPS terpilih, juga segera membentuk kesekretariatan, karena tahapan pemilu sudah berjalan,” pungkasnya. [lus/ted]






