Surabaya (beritajatim.com) – Penyanyi asal Colombia, Shakira merilis lagu baru berjudul BZRP yang berkolaborasi bersama produser musik dan DJ asal Argentina, Bizarrap pada Rabu, (11/01/2023). Lagu yang dinyanyikan dengan bahasa Spanyol itu berhasil trending lantaran liriknya yang dianggap seperti merujuk pada sang mantan kekasih, Gerard Pique.
Bukan sindiran biasa, lagu berdurasi 4 menit itu benar – benar memiliki kalimat yang frontal, sehingga siapapun yang mendengar pasti akan langsung tahu jika lagu ini memang diciptakan untuk ayah dari dua anaknya tersebut. Shakira mengisahkan betapa sakit hati seorang korban yang ditinggalkan kekasihnya, seperti Pique yang telah mematahkan hatinya.
Meski memiliki makna yang sedih dengan nuansa gelap, lagu ini diiringi musik yang amat energik, khas lagu Latin pada umumnya. Jelas saja, video musik Shakira – BZRP Music Session Vol. 53 menjadi lagu Latin dengan jumlah penonton terbanyak sehari setelah perilisannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lagu”]
Video musik lagu tersebut telah ditonton 63 juta kali dalam 24 jam pertama, dan hingga saat ini angka terus bertambah mencapai 143 juta penonton. Berkat kesuksesan ini, Shakira pun berhasil memecahkan rekor, bergabung bersama penyanyi Latin lainnya seperti J Balvin, Daddy Yankee, dan Luis Fonsi.
Sementara itu, diketahui bahwa Shakira resmi berpisah dengan Pique pada 4 Juni 2022 lalu, yaitu setelah perselingkuhan Pique dengan gadis muda bernama Clara Chia Marti terbongkar. Wanita asal Kolombia tersebut lantas menganggap Pique bak menukar Ferrari dengan Renauld Twingo, atau sebuah Rolex dengan Casio lantaran memilih Clara yang dirasa tak sebanding dengan dirinya.
Ia juga mengisyaratkan dirinya sebagai serigala betina yang tidak satu level untuk pemula seperti mantan kekasihnya tersebut. Seolah ia tetap ingin terlihat kuat dalam lirik lagunya tersebut.
Selain menyindir sang kekasih, penyanyi 45 tahun tersebut juga menyinggung permasalahan yang berkaitan dengan mantan ibu mertuanya. Selain itu, media serta otoritas Spanyol mengklaim dirinya telah gagal membayar pajak penghasilan sebesar 14,5 juta Euro atau sekitar Rp 236 miliar.
Akan tetapi, Shakira bersikeras ia tidak berhutang sepeserpun pada mereka, serta menuduh otoritas fiscal negara telah melakukan kampanye pers yang amoral terhadapnya. Ditambah lagi dengan pengkhianatan Pique, meninggalkan Shakira ketika ia sedang berada dalam balutan masalah.
Hingga saat ini, lagu tersebut masih viral diperdengarkan melalui berbagai platform musik. (mnd/nap)






