Ngawi (beritajatim.com) – Unit traffic accident analysis (TAA) Subdirektorat Pembinaan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Subdit Gakkum Ditlantas Polda) Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara TKP di Ringroad Ngawi pada Kamis (12/01/2023) pukul 10.00 WIB.
Olah TKP menggunakan 3D scanner untuk membaca lokasi kejadian dan kendaraan yang terlibat. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur AKBP Gathut Bowo Supriyono mengungkapkan temuannya saat olah tempat kejadian perkara.
“Hasil fakta yang kami dapat di kendaraan tadi, speedometer mobil berhenti dan jarumnya menunjukkan kecepatan 130 kilometer per jam. Kemudian, posisi perseneling masuk gigi lima,” kata Gathut usai melakukan olah TKP, Kamis (12/1/2023)
Meski ada temuan demikian, pihaknya masih akan melakukan kroscek dengan para saksi yang kini masih terbaring dalam kondisi kritis. Dia meminta para penyidik di Satlantas Polres Ngawi untuk melakukan pemeriksaan jika saksi sudah bisa dimintai keterangan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-ngawi”]
“Kami meminta Satlantas Polres Ngawi agar nanti melakukan kroscek temuan kami dengan keterangan saksi. Sementara, 3 orang saksi masih dirawat di rumah sakit,” lanjut perwira menengah yang pernah menjabat Kasat Lantas Polres Ngawi itu.
Terakhir, pihaknya bakal memasukkan data temuan berikut hasil pembacaan dari lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat baik truk tronton nopol N 8438 TL dan Honda Mobilio nopol AE 1403 KO. Kemudian, data itulah yang akan disusun agar dapat gambaran kecelakaan sehingga biza dianalisa dengan maksimal.
“Untuk hasil, kami masih belum bisa pastikan kapan akan keluar. Karena perlu banyak data yang diinput, sementars keterangan saksi kan masih belum lengkap. Masih akan ada proses selanjutnya,” pungkasnya.

Diketahui, sebuah mobil mengangkut delapan orang menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan Ir Soekarno atau Ring Road Ngawi masuk Desa Kandangan Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/1/2023) pukul 05.00 WIB.
Akibatnya 5 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 3 orang lainnya kritis. Kejadian berawal saat Honda Mobilio nopol AE 1403 KO mengangkut delapan orang berjalan dari arah Surabaya menuju arah Ngawi atau dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi, mobil yang melaju kencang tak sempat mengerem dan langsung menabrak truk tronton wing box nopol N 8438 TL yang sedang parkir di pinggir jalan.
Pengemudi truk tronton Suswanto Edi Chandra (34) warga Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dan keneknya tengah makan di warung pinggir jalan tak jauh dari lokasi. [fiq/suf]






