Bojonegoro (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro meraih peringkat pertama penilaian Indikator Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tertinggi pada triwulan IV November TA 2022 dari KPPN Bojonegoro.
Lapas Bojonegoro mendapat peringkat pertama dari 51 satuan kerja (satker) yang masuk penilaian oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di lingkungan KPPN Bojonegoro.
Kalapas Bojonegoro, Rony Kurnia mengatakan, perolehan prestasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap Kinerja Pelaksaan Anggaran pada Lapas Bojonegoro untuk memaksimalkan penyerapan anggaran pada tahun berikutnya.
“Sehingga dapat mempertahankan prestasi yang telah dicapai ini” ujarnya, Kamis (5/1/2023).
Rony Kurnia menambahkan, pada 2022 ini Lapas Bojonegoro berkomitmen untuk meningkatkan kinerja salah satunya adalah pengelolaan dan pelaksanaan anggaran dengan baik. Ia berharap kepada seluruh jajaran untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih saat ini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Bojonegoro”]
“Penghargaan yang diraih, merupakan wujud dari kerjasama dan kerja keras khususnya pengelola keuangan Lapas Bojonegoro, untuk melaksanakan penggunaan anggaran yang sesuai dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sendiri merupakan indikator yang penetapannya oleh Kementerian Keuangan untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi.
Adapun aspek pengukuran nilai IKPA terdiri dari kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pelaksanaan anggaran, efiktifitas pelaksanaan anggaran dan efisiensi pelaksanaan anggaran. [lus/beq]






