Malang (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra memprediksi sebanyak 1.200 kendaraan akan masuk Kota Malang. Pergerakan kedatangan kendaraan ini dimulai pada 30 Desember 2022 hingga arus balik tahun baru nanti pada 2 Januari 2023, mendatang.
“Titik kepadatan pastinya di daerah destinasi wisata misalnya kawasan Kayutangan Heritage. Lalu pintu masuk ke Kota Malang di Jalan Ahmad Yani,” kata Widjaja.
Mereka mengklaim telah melakukan pemetaan dan rencana antisipasi kemacetan. Seperti di arah menuju Kota Wisata Batu. Mereka sudah berkoordinasi dengan Dishub Kota Batu untuk bekerjasama mengatur arus lalu lintas dikawasan Tlogomas hingga Landungsari menuju Kota Batu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tahun-baru”]
“Kami prediksi kemacetan juga terjadi di Jembatan Soekarno Hatta sampai dengan Taman Krida Budaya. Terus di Jalan Ki Ageng Gribig sampai dengan pertigaan Jembatan Kedungkandang. Terakhir di Exit Tol Madyopuro dan Jembatan Tunggulmas,” ujar Widjaja.
Sementara untuk jalur alternatif menghindari kemacetan kata Widjaja, pihaknya masih menunggu rekayasa lalu-lintas dari Satlantas Polresta Malang Kota. Sejauh ini belum ada rencana membuat jalur alternatif.
“Untuk sementara ini dari Polresta sepertinya belum ada. Jadi kami lebih melihat kondisi ke depannya. Misalnya di daerah ITN dan mana sebagainya, itu sudah diantisipasi,” tandasnya. (luc/kun)






