Jakarta (beritajatim.com) – Nama Erick Thohir tidak bisa dipandang sebelah mata dalam ajang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Elektabilitas Menteri BUMN itu terus meninggi, menempatkannya sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) terkuat.
Dari survei terkini Poltracking Indonesia, Erick Thohir dominan di Jawa Tengah, Jawa Timur dan masuk tiga besar di DKI, Banten, serta Jawa Barat. Elektabilitasnya di tiga provinsi tersebut tumbuh positif dengan rincian DKI Jakarta 17,2 persen, Banten 11,7 persen, dan Jabar 10,3 persen.
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, elektabilitas menjadi faktor yang begitu dipertimbangkan partai politik (parpol) untuk mengusung figur tertentu. Apalagi, dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2024.
“Dengan demikian faktor wakil menjadi kunci kalau salah ambil wakil akan bisa bunuh diri,” kata Pangi.
Menurut Pangi, sosok yang diusung jadi cawapres punya peranan penting untuk mengerek angka keterpilihan. Sehingga, parpol cenderung selektif menentukan sosok untuk didukung menjadi cawapres.
[berita-terkait number=”5″ tag=”erick-thohir”]
“Karena Pilpres kita ini adalah lapangannya, data tidak ada incumbent,” tambah Pangi.
Mengingat hal ini, Pangi menilai Erick merupakan figur cawapres potensial. Apalagi, mantan Presiden Inter Milan ini punya banyak kelebihan. .
“Mau disimulasikan apakah dengan Ganjar, mau Prabowo, ataupun Anies, atau dengan yang lain, tetap beliau sebagai cawapres,” ucap Pangi.
Atas dasar itu juga, dia menilai, pemilihan figur cawapres tidak kalah pentingnya dengan penentuan capres. Sebab dampak yang ditimbulkan cukup fatal bila tidak tepat dalam memilih pasangan calon (paslon) dalam Pilpres nanti. [beq]






