Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Wilayah Madura, terus mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan, agar segera mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC).
Hal tersebut disampaikan Kabid SDM Upaya Kesehatan BPJS Kesehatan Wilayah Madura, Ary Udiyanto seiring dengan belum adanya program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di kabupaten Pamekasan.
Terlebih hanya Pamekasan dari empat kabupaten berbeda di Madura, yang hingga saat ini belum memiliki program UHC. Sedangkan tiga kabupaten lainnya, yakni Bangkalan, Sampang dan Sumenep, sudah menerapkan program tersebut.
“Selama ini kami sudah melakukan berbagai langkah dan upaya, agar Pamekasan dapat meniru kabupaten lain di Madura. Bahkan tanpa henti kami terus mendorong agar kabupaten Pamekasan segera mewujudkan UHC seperti daerah lainnya,” kata Ary Udiyanto, Sabtu (17/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”bpjs-kesehatan”]
Bahkan dalam rangka mewujudkan program tersebut, pihaknya menjalin koordinasi intens bersama sejumlah instansi terkait di Pamekasan. Seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos) hingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil), agar mendaftarkan masyarakat Pamekasan sebagai anggota BPJS Kesehatan.
“Tentu kami sangat berharap semoga tahun depan validasi penduduk yang belum terdaftar sudah clear, sehingga Pamekasan setara dengan kabupaten lain di Madura,” harapnya.
Sebelumnya Pemkab Pamekasan, melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dr Saifudin menyampaikan jika saat ini sedang sedang melakukan persiapan teknis untuk merealisasikan UHC.
Bahkan program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat tersebut, saat ini sedang digodok dan diprediksi tuntas dan direalisasikan pada awal 2023 mendatang. [pin/kun]






